Hamas Sangkal Klaim “Israel” Adanya Kemajuan Negosiasi Pertukaran Tahanan

Palestina, Gazamedia.net – Seorang anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Zaher Jabarin mengkonfirmasi,  “Israel” menyebarkan berita palsu tentang kemajuan dalam negosiasi kesepakatan pertukaran tahanan, Sabtu (19/2).

Jabarin mengatakan dalam siaran pers : “Pemerintahan penjajah “Israel” berbohong dan menyesatkan keluarga tahanan mereka yang ditahan oleh Hamas, mereka berupaya mencegah gerakan rakyat yang menekan “Israel”.”

Pernyataan Jabarin muncul pasca pernyataan mengejutkan dari anggota Knesset, Partai Buruh Emily Haya Mwati, yang menyebutkan : “Ada kemajuan dalam negosiasi tidak langsung dengan Hamas mengenai pengembalian mayat tentara “Israel” dan tahanan sipil.”

Mwati menolak memberikan rincian lebih lanjut tentang hal ini, ia menegaskan bahwa para tahanan “Israel” “akan segera kembali ke rumah mereka.”

Jabarin dengan tegas menegaskan bahwa tidak ada mediator yang berhubungan dengan Hamas saat ini, adapun tujuan melakukan negosiasi tidak langsung tidak menghasilkan kesepakatan pertukaran.

Seorang anggota biro politik Hamas menyatakan bahwa para pejuang Palestina memiliki tuntutan yang jelas, dan tidak akan menyerah pada mereka untuk mencapai kesepakatan pertukaran yang terhormat. Adapun “Israel” bertaruh pada faktor waktu, penundaan dan penyebaran berita palsu.

Ada 4 warga “Israel” di tangan Hamas di Gaza, termasuk dua tentara yang ditangkap dalam agresi “Israel” 2014, sementara dua lainnya memasuki Gaza secara misterius.

Di lain sisi, sekitar 5.000 tahanan Palestina ditahan di penjara “Israel”. 34 wanita dan 300 anak-anak. Di antara mereka alami kondisi kesehatan yang memburuk serta dijatuhi hukuman seumur hidup. [terj/AF].