Indeks

Rekap Putusan Sementara ICJ Terhadap Kasus Genosida Israel

Gaza Media, Den Haag – Mahkamah Internasional telah mengeluarkan keputusan sementara yang menyerukan Israel untuk menahan diri menghalangi pengiriman bantuan ke Gaza dan memperbaiki situasi kemanusiaan.

Resolusi tersebut juga memerintahkan Israel untuk mengambil segala tindakan sesuai kewenangannya untuk mencegah tindakan genosida di wilayah Gaza yang dijajah dan menghukum para provokator untuk melakukan genosida.

Namun, perjanjian tersebut tidak memerintahkan Israel untuk menghentikan operasi militer di Gaza, yang dimana merupakan salah satu tuntutan utama Afrika Selatan dalam kasus yang diajukan ke Den Haag pada awal bulan ini.

Mereka juga menyerukan pembebasan tawanan yang diambil oleh Hamas selama serangan 7 Oktober di Israel.

Meskipun pengadilan diperkirakan belum akan memutuskan apakah Israel melakukan genosida dalam perangnya di wilayah jajahannya tersebut, pengadilan telah memutuskan beberapa dari sembilan tindakan sementara yang diminta oleh Afrika Selatan.

ICJ hanya mempunyai yurisdiksi atas negara, dan oleh karena itu dapat memberikan perintah kepada Israel, namun tidak kepada Hamas.

Putusan ICJ pada hari Jumat (26/1) ini mengikat secara hukum, namun hanya sedikit yang dapat dilakukan oleh pengadilan yang berbasis di Den Haag untuk menegakkan sebuah keadilan.

(Jum’at/26 Januari 2024)
(23.09)

____
Source: Middle East Eye
Writer/Translator: @nurlitas

Rekap Putusan Sementara ICJ Terhadap Kasus Genosida Israel Read More »

Israel Serang Warga Gaza yang Antri Terima Bantuan di Titik Utama Lebih dari Seminggu

Gaza Media, Gaza – Menurut koresponden MEE di lapangan pada hari Kamis (25/1), pasukan Israel telah menyerang warga sipil Palestina di titik-titik penting di mana bantuan darurat disalurkan selama lebih dari seminggu.

Menurut koresponden yang tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan, sejak seminggu lalu, barang-barang bantuan yang dikirimkan melalui jalan Rashid dan laut, hampir setiap hari atau dua hari sekali.

Dimana orang-orang akan pergi ke daerah tersebut untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok yang dibutuhkan, seperti makanan kaleng, tepung, dan kurma.

Namun, pekan lalu kehadiran pasukan Israel meningkat di wilayah tersebut dan bantuan dialihkan melalui wilayah Salah al-Din.

“Masyarakat mengantri di sekitar lokasi untuk mendapatkan barang-barang tersebut karena tidak ada tim yang membantu pendistribusian. Ada banyak orang di sana, jadi ketika pasukan Israel menyerang daerah itu, ada puluhan orang yang tewas,” katanya.

Pada hari Kamis (25/1), pasukan Israel membunuh sedikitnya 20 warga Palestina dan melukai 180 lainnya yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Kota Gaza.

(Jum’at/26 Januari 2024)
(09.48)

____
Source: Middle East Eye
Writer/Translator: @nurlitas

Israel Serang Warga Gaza yang Antri Terima Bantuan di Titik Utama Lebih dari Seminggu Read More »

Perkiraan AS : Jumlah Korban Tewas Hamas Jauh Lebih Sedikit Dibandingkan Target Israel

Gaza Media, AS – Badan-badan intelijen AS memperkirakan bahwa Hamas telah kehilangan hanya 20%-30% dari pejuangnya sejak awal perang Israel di Gaza pada 7 Oktober. (Senin, 22 Jan 2024)

Perkiraan, yang pertama sejak perang, tidak memenuhi tujuan Israel untuk “menghancurkan” kelompok Palestina, yang merupakan penguasa de fakto Jalur Gaza sebelum invasi terbaru Israel.

Menurut laporan intelijen yang dikutip oleh Wall Street Journal pada hari Sabtu, Hamas masih mampu melawan pasukan Israel dan meluncurkan roket ke Israel “selama berbulan-bulan”.

Laporan itu menunjukkan bahwa para pejabat Israel percaya sekitar 16 ribu pejuang Hamas telah terluka, dengan sekitar setengah dari mereka tidak mungkin kembali ke medan perang. Namun, perkiraan AS menunjukkan rentang 10.500 hingga 11.700 pejuang, dengan kemungkinan banyak kembali ke tugas aktif.

Surat kabar AS melaporkan bahwa administrasi Biden telah mengurangi harapan mereka untuk perang dan mendesak Israel untuk mengubah taktik perang untuk melaksanakan operasi bertarget terhadap para pemimpin Hamas.
Source: MEE
Writer/Translator: @kuntariaii

Perkiraan AS : Jumlah Korban Tewas Hamas Jauh Lebih Sedikit Dibandingkan Target Israel Read More »

Ratusan Perempuan Gaza Keguguran Akibat Panik dan Terpaksa Mengungsi

Gaza Media, GazGaza Media, Gaza – Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf Al-Qudra, mengatakan pada Kamis (18/1) bahwa kementerian telah mencatat ratusan kasus keguguran dan kelahiran prematur, sebagai akibat dari stres, kepanikan, dan pengungsian paksa akibat serangan udara brutal tentara zionis. (20/01/2024).

Al-Qudra mengatakan kepada wartawan di depan Rumah Sakit Bersalin Tal al-Sultan di Rafah, Gaza Selatan, bahwa “kurangnya layanan kesehatan di tempat-tempat pengungsian dan sulitnya mencapai rumah sakit membuat kehidupan sekitar 60.000 perempuan hamil menghadapi risiko komplikasi kehamilan.

Selain itu, al-Qudra juga meminta semua pihak internasional untuk membangun mekanisme baru yang efektif yang menjamin aliran bantuan medis sesuai dengan kebutuhan serta meminta Mesir dan negara-negara Arab untuk menemukan mekanisme baru terhadap lebih dari 6.500 orang yang terluka dengan kondisi mendesak untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Sumber: Middle East Monitor
Penerjemah : @nurlitas

Ratusan Perempuan Gaza Keguguran Akibat Panik dan Terpaksa Mengungsi Read More »

Penggalian Al-Aqsha, Upaya Israel untuk Memaksakan Realita Baru

GAZA MEDIA, Al-Quds – Mengingat berlanjutnya ekskavasi penggalian yang dilakukan pendudukan Israel di area barat Masjid Al-Aqsha, suara-suara warga Al-Quds menyerukan rencana strategis untuk menghentikan ekskavasi yang mengancam Masjid Al-Aqsha tersebut.

Hari Ahad (25/6/2022), kepala Komite Al-Quds Kontra Yahudisasi, Nasser Hadmi, menyerukan agar ada rencana strategis untuk menghadapi pendudukan Israel dan memanfaatkan peran rakyat. Dia menekankan pentingnya peran resmi dalam menghentikan hubungan dengan pendudukan Israel, untuk mengakhiri pelanggaran serius di Al-Quds dan Al-Aqsha.

Dia menyatakan bahwa pendudukan Israel berusaha untuk menemukan jejak yang membuktikan narasinya dan pembicaraannya tentang eksistensi historis orang-orang Yahudi di Palestina. Pada saat yang sama dia menyatakan bahwa pendudukan Israel belum berhasil dalam upaya ini. Karena itu mereka berusaha melenyapkan bukti-bukti yang membuktikan kebalikan dari narasi Zionis, dan berusaha memalsukannya agar selaras dengan narasinya.

Selama beberapa hari,alat-alat berat pendudukan Israel terus melakukan penggalian di area “Istana Umayyah”, yang berdekatan dengan dinding selatan Masjid Al-Aqsha yang diberkati.

Nasser Hadmi melihat bahwa pendudukan Israel telah mulai kehilangan kendali atas Masjid Al-Aqsha, jadi mereka bekerja untuk mempercepat pertempuran ini, dan ingin melihat tempaat-tempat shalat di Masjid Al-Aqsha runtuh, serta ingin mencegah Departemen Wakaf Islam melakukan renovasi dan perbaikan tempat-tempat shalat tersebut dan memakmurkannya.

Dia melanjutkan, “Otoritas pendudukan Israel berpacu dengan waktu untuk mengontrol sekitar Masjid Al-Aqsha melalui ‘UU Kompromi’ di Al-Quds.”

Nasser Hadmi memuji peran rakyat, baik mereka yang dating dari Al-Quds, dari wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak tahun 1948 (Palestina 48), atau warga Tepi Barat, serta memuji keberhasilan mereka dalam mempertahankan Masjid Al-Aqsha. Dia menambahkan, “Tapi itu tidak cukup, harus ada peran resmi Arab dan Islam yang bergerak dan berdampak dalam menghadapi pendudukan Israel.”

Sementara itu, direktur Masjid Al-Aqsha, Syaikh Omar Kiswani, membenarkan bahwa penggalian baru Israel telah terpantau di area Istana Umayyah yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsha.

Kiswani menjelaskan bahwa penggalian tersebut telah berlangsung selama lima tahun, terbukti dengan jatuhnya batu di dinding selatan Masjid Al-Aqsha, berdekatan dengan area Al-Buraq.

Dia menyatakan bahwa “Otoritas Purbakala” di pemerintahan pendudukan Israel telah mengambilnya. Sedang Departemen Wakaf dan Urusan Agama tidak dapat memperolehnya kembali untuk dikembalikan ke tempatnya semua. Dia menyebutkan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya “tindakan yang mencurigakan.”

Dia menekankan bahwa pendudukan Israel mengeluarkan tanah dalam jumlah besar dari sisi barat Istana Umayyah. Ketika menemukan batu-batu besar, mereka memecahkannya dan mengeluarkannya bersama tanah dari daerah yang sama sebagai upaya untuk menciptakan perubahan pada landmark atau fitur-fitur Islam di sana.

Dia menjelaskan bahwa pendudukan Israel, melalui penggalian yang mereka lakukan, berusaha untuk membangun pijakan di wilayah tersebut, tetapi semua orang tahu bahwa area Al-Buraq dan Istana Umayyah adalah tanah wakaf Islam milik Masjid Al-Aqsha.

Dia memperingatkan bahwa tindakan mencurigakan yang dilakukan oleh pendudukan Israel ini sepenuhnya adalah tanggung jawabnya, yang mengabaikan resolusi-resolusi UNESCO dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia memperingatkan bahwa penggalian yang dilakukan pendudukan Israel ini menimbulkan bahaya bagi pondasi Masjid Al-Aqsha, terutama bagian barat dan timur sisi selatan Masjid Al-Aqsha.

Kiswani menekankan perlunya bekerja untuk menghentikan penggalian pendudukan Israel di bawah dan di sekitar Masjid Al-Aqsha tersebut, yang sangat dekat dengan pondasi masjid.

Para peneliti Al-Quds telah memperingatkan ancaman serius baru terhadap Masjid Al-Aqsha, yang disebabkan oleh penggalian terus menerus yang dilakukan pendudukan Israel di wilayah barat, yang bertujuan untuk memaksakan realitas baru di dalamnya, memburu warisan historis masjid dan berusaha untuk menghapusnya.

Lembaga-lembaga dan pihak-pihak yang bertanggung jawab di al-Quds dan Masjid al-Aqsha telah mengungkap adanya retakan baru yang muncul di area aneh Al-Aqsha, dekat Museum Islam dan Gerbang Mughrabi (pintu barat masjid) yang berdekatan dengan Tembok Al-Buraq sampai ke area Istana Umayyah, yang disebabkan oleh penggalian terus menerus yang dilakukan pendudukan Israel di bawahnya.[]

Penggalian Al-Aqsha, Upaya Israel untuk Memaksakan Realita Baru Read More »

Al-Aqsha, Israel Ambil Tanahnya dan Batu-batunya Berjatuhan

GAZA MEDIA, Al-Quds – Intensitas serangan yang dilakukan pendudukan Israel terhadap Masjid Al-Aqsha terus meningkat, sebagai upaya untuk menguasainya dan melakukan yahudisasi di sana.

Serangan-serangan ini mencapai puncak intensitasnya dengan berlanjutnya penggalian di bawah Masjid Al-Aqsha, Kota Tua dan sekitar dua lokasi tersebut di Al-Quds.

Kebijakan pendudukan Israel terhadap Kota Suci dan kiblat pertama umat Islam ini dilakukan di atas dan di bawahnya.

Eskalasi serangan ini dilakukan pendudukan Israel sebagai upaya untuk melakukan yahudisasi dan menciptakan narasi yang mendukung klaim-klaimnya. Hal tersbut dilakukan melalui rencana-rencana permukiman yang dimulai dengan melakukan penyerbuan dan tidak hanya berhenti pada penggalian-penggalian dan pembuatan terowongan-terowongan di bawahnya.

Hingga tahun 2016, penggalian yang dilakukan pendudukan Israel di bawah dan sekitar Masjid al-Aqsha mencapai 70 penggalian. Kedalaman penggalian ini mencapai lebih dari 12 meter.

Untuk kedua kalinya dalam empat tahun terakhir, tabu-batu berjatuhan dari dinding Masjid al-Aqsha. Khatib Masjid al-Aqsha, Syaikh Ikrima Sabri mengatakan, “Penggalian yang dilakukan pendudukan Israel adalah sebab langsung terjadinya retakan dan kami khawatir terjadi longsor di Masjid al-Aqsha atau merusak pondasinya yang sudah terbuka.”

Pakar dalam urusan al-Quds, Fakhri Abu Diyab, mengatakan, “Pendudukan Israel melarang renocasi Masjid al-Aqsha. Retakan yang Nampak di kawasan barat masjid, sebabnya adalah penggalian dan pengambilan tanah da batu, yang bertujuan untuk menghancurkan masjid dan memotong bagian masjid.”

Proses pengeboran dan penggalian telah mulai dilakukan oleh pendudukan Israel sejak mereka menduduki al-Quds pada tahun 1967. Yang pertama dilakukan adalah menghancurkan kampung al-Mughraba (sebelah barat masjid) dan tembok al-Burak, serta penghancuran peninggalan dan bangunan kuno peninggalan Arab dan Islam.

Meskipun demikian, Masjid al-Aqsha tetap dengan idenitas Islam dan Arabnya. Betapapun sengitnya eskalasi serangan yang dilakukan pendudukan Israel.[]

Al-Aqsha, Israel Ambil Tanahnya dan Batu-batunya Berjatuhan Read More »

Hacker Curi $100 Juta Dolar Uang Kripto

GAZAMEDIA, NEW YORK – Perusahaan crypto AS Harmony mengungkapkan bahwa sekelompok peretas mencuri cryptocurrency senilai $ 100 juta dari salah satu produk utamanya, yang terbaru dari serangkaian pencurian dunia maya di sektor yang telah menjadi sasaran peretas selama beberapa waktu, Sabtu (25/6/2022).

Harmony adalah startup crypto yang mengembangkan apa yang disebut keuangan terdesentralisasi untuk situs yang menawarkan pinjaman dan layanan lain seperti token yang tidak dapat dipertukarkan di Internet, jauh dari perbankan non-tradisional.

Pihak manajemen belum memiliki informasi terperinci tentang bagaimana pencurian itu terjadi, menambahkan dalam tweet di Twitter bahwa mereka bekerja dengan pihak berwenang dan spesialis untuk mengidentifikasi pelaku dan memulihkan dana yang dicuri.

Perusahaan di sektor crypto menderita pencurian dengan jembatan blockchain yang semakin ditargetkan karena lebih dari $ 1 miliar cryptocurrency telah dicuri sejauh ini sejak awal 2022, menurut perusahaan analisis keuangan yang berbasis di London Elliptic. [as/nb]

Hacker Curi $100 Juta Dolar Uang Kripto Read More »

Zuckberger Rilis MetaPay, Aplikasi Layanan Keuangan Berbasis Digital

GAZAMEDIA, TECNO – CEO Meta, Mark Zuckerberg mengumumkan layanan “Facebook Pay” telah resmi menjadi “MetaPay” yang fokus mengembangkan fitur dompet berbasis digital bernama MetaPay, Kamis (23/6/2022)

Sebuah laporan oleh The Verge menyatakan, MetaPay pada dasarnya adalah alat yang sama seperti Meta.

Perusahaan sedang mengerjakan sesuatu yang akan memungkinkan pengguna untuk mengelola identitas, item, dan metode pembayaran mereka saat mereka melewati dunia digital yang dirancang Meta di masa depan.

Zuckerberg menyebutkan, sebagian besar berfokus pada bagaimana portofolio metaverse bukti kepemilikan digital perusahaan dapat ditingkatkan, dan bagaimana hal itu dapat digunakan untuk membuat dan membeli pakaian digital, seni, video, musik, acara virtual, dan banyak lagi.

Metaverse adalah jaringan dunia virtual 3D yang berfokus untuk memfasilitasi komunikasi antar manusia. [ml/ofr]

Zuckberger Rilis MetaPay, Aplikasi Layanan Keuangan Berbasis Digital Read More »

Sekelompok Pemuda Serang Kendaraan Zionis Di Tepi Barat

GAZA MEDIA, Ramallah – Sekelompok pemuda Palestina, Kamis (23/6) menyerang sejumlah kendaraan zionis menggunakan batu, dekat desa Ras Karkar, Barat Daya Ramallah.

Menurut sumber di lokasi, sekelompok pemuda melempari kendaraan zionis dengan batu, dekat Ras Karkar, setelah itu mereka melarikan diri dengan selamat, pasca kejadian ini pasukan zionis bertebaran di lokasi.

Sumber menjelaskan, para pemuda Palestina terus mengincar kendaraan zionis dekat desa tersebut, dan menghadang serbuan zionis ke bukit Risan yang berada di kawasan desa mereka.

Warga desa Ras Karkar terus berupaya mempertahankan lahan warisan dari kakek nenek mereka, di tengah teror zionis bersenjata yang didukung pasukan penjajah Israel.

Pada November 2021 lalu, militer Israel menerbitkan instruksi penyitaan lahan seluas 5 dunam di bukit Risan, yang terletak di desa Ras Karkar dan Kafr Nimah yang berdekatan dengan Ramallah.

Sejak puluhan tahun lalu, sebagian besar lahan disita untuk kepentingan permukiman zionis yang mengepung desa Ras Karkar dari tiga arah, seperti dinyatakan kepala dewan pedesaan Ras Karkar, Rodhi Abu Fakhida.

Permukiman zionis bertebaran di sekitar kawasan Ras Karkar, sementara sekitar 2200 orang tinggal di desa Ras Karkar, dilarang membangun maupun renovasi melewati batas lokasi B yang ditetapkan dalam perundingan OSLO.

Desa Ras Karkar akhir-akhir ini menjadi lokasi pawai dan konfrontasi antara para pemuda Palestina melawan pasukan penjajah zionis dan kelompok yahudi bersenjata. Pasukan Israel kerap menggunakan peluru tajam dan peluaru karet serta gas air mata dalam menghadapi unjuk rasa para pemuda Palestina.[]

Sekelompok Pemuda Serang Kendaraan Zionis Di Tepi Barat Read More »

Seruan Aksi Cepat Hentikan Rencana Jahat Zionis Di Al-Aqsha

GAZA MEDIA, Al-Quds – Hamas menyerukan aksi cepat untuk menghentikan rencana jahat zionis, dan meindungi Al-Quds dan Masjidil Aqsha sebagai lokasi tempat Isra Nabi Mulia dan kiblat pertama kaum muslimin.

Hamas menuntut tanggung jawab penuh penjajah zionis, atas dampak penggalian yang terus berlanjut di kawasan tembok al-Buraq dan Istana Umawiyah di Al-Quds.

Penggalian yang terus dilakukan penjajah zionis menjadi ancaman langsung terhadap pondasi dan tembok Masjidil Aqsha Mubarak, serta upaya penghapusan symbol Islam dan sejarah di kota Al-Quds.

Hamas menyerukan kepada Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Kerajaan Yordania sebagai pengawas dan penanggunjawab pemeliharaan Masjidil Aqsha, untuk bergerak cepat menghentikan semua rencana keji colonial zionis, dan melindungi Masjidil Aqsha sebagai tempat Isra Rasulullah dan kiblat pertama kaum muslimin.

Sementara itu Ketua Parlemen Palestina Aziz Duwaik mengajak segenap warga Palestina yang mampu untuk hadir ke Masjidil Aqsha, dan bersiaga di sana, menunaikan shalat Subuh dan Jumat, untuk menegaskan kepada dunia dan kepada penjajah zionis, bahwa Al-Aqsha bagian dari agama dan akidah.

Duwaik menegaskan bahwa Masjidil Aqsha merupakan bagian dari akidah setiap muslim di bumi ini, dan lebih mulia dari semua apa yang dimiliki, sebagai Mutiara dan mahkota Islam. Melindungi dan mempertahankan Masjidil Aqsha merupakan kewajiban suci setiap muslim.[]

Seruan Aksi Cepat Hentikan Rencana Jahat Zionis Di Al-Aqsha Read More »