Palestina Tepi Barat

Otritas “Israel” Rampas dan Hancurkan Sejumlah Rumah Warga Palestina di Naqab, Tepi Barat

GAZAMEDIA, NAQAB – Buldoser milik penjajah “Israel” terus menghancurkan pemukiman warga Palestina di Desa Umm al-Atrash, Naqab dengan tujuan menggusur penduduk asli dan mendirikan blok pemukiman ilegal “Yahudi” baru di atas tanah tersebut, Rabu (2/3/2022).

Sementara itu, Komite Pengarah Tinggi Palestina di Naqab serukan aksi protes masal di Desa Khirbet Al-Watan hingga Umm Al-Atrash pada Ahad depan untuk melawan dan menentang operasi keji buldoser milik “Israel”.

Seorang anggota komite, Youssef Abu Jameh mengatakan: “Aksi perjuangan ini nantinya kita dilakukan sebagai tanggapan atas penyerbuan desa yang terus menerus dan operasi buldoser selama beberapa hari terakhir oleh otoritas penjajah”.

Dia menambahkan, “Massa akan menghadapi hari-hari penuh perjuangan atas tindakan keji yang sengaja dilakukan oleh otoritas penjajah di bawah pengawasan pasukannya. Meskipun keadaan memanas, kemarahan rakyat Naqab secara umum hanyalah untuk mempertahankan tanah kelahirannya.”

Ia memberikan contoh sejumlah stan persatuan warga Palestina di Desa Khirbet Al-Watan yang berhasil didirikan setelah tindak pidana penebangan puluhan pohon zaitun oleh pemukim ilegal “Yahudi” dan aksi terorisme yang dilakukan mereka terhadap masyarakat di sana.

Dia menekankan bahwa orang-orang Naqab tidak akan tinggal diam tentang kelanjutan buldoser dan pembongkaran ini, setiap tindakan akan memiliki reaksi dan sanksi tegas.

Desa Khirbet Al-Watan adalah wilayah strategis di Naqab. Awal Januari lalu, konfrontasi memanas di wilayah tersebut. Di mana ribuan warga Naqab bersatu hadapi buldoser “Israel” dan menentang tindakan sepihak otoritas penjajah. Meski ratusan warga ditangkap dan mendapat perlakuan brutalisme oleh pasukan penjajah “Israel”.

Belasan tahanan Palestina kini masih menjalani hukuman karena ikutserta membela dan menentang penjarahan tanah kelahiran mereka di Naqab. “Bagaimanapun, pengadilan “Israel” sama halnya dengan sistem militer mereka yang bertindak sarkas dan mempraktikkan ketidakadilan dan kebodohan tirani!”. Pungkas Abu Jameh. [ml/as/ofr].