#israelillegalsattlement

Lagi, Puluhan Pemukim Ilegal “Yahudi” Paksa Masuk Masjid Al-Aqsha

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Puluhan pemukim ilegal “Yahudi” kembali menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dengan perlindungan ketat polisi Zionist “Israel” pada Ahad pagi (26/6/2022) waktu setempat.

Sumber media lokal melaporkan, para pemukim ilegal menyerbu masjid dengan beberapa kelompok dari Gerbang Mughrabi dengan tujuan melakukan ritual Talmud dan melakukan tur keliling masjid secara provokatif.

Tindakan berulang para pemukim ilegal ini sepanjang minggunya adalah bagian dari upaya penjajah untuk memaksakan rencana pembagian temporal dan spasial di Masjid Al-Aqsa.

Selama periode penyerangan, pasukan penjajah “mensterilkan” area Timur masjid dari jemaah muslim dan mengasingkan para laki-lakinya agar memudahkan penyerbuan oleh pemukim ilegal. [ml/ofr]

Sambut Biden, “Israel” Dirikan 10 Pos Pemukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

GAZAMEDIA, TEPI BARAT – Organisasi perkumpulan pemukim ilegal “Yahudi” tengah mempersiapkan pendirian 10 pos pemukiman ilegal baru di seluruh Tepi Barat antisipasi keamanan atas kunjungan Presiden AS Joe Biden ke wilayah jajahan tersebut, Rabu (22/6/2022).

Surat kabar “Yediot Aharonot” melaporkan, organisasi pemukim ilegal “Nakhla” mulai mengorganisir misi eksplorasi ke perbukitan dan daerah-daerah strategis di Tepi Barat selama 3 hari ke depan, dengan tujuan menentukan lokasi yang tepat untuk mendirikan pos-pos ilegal.

Para pemukim menyebut pendirian posi ilegal tersebut dengan skema “Avitar 10” mengacu pada pos terdepan “Avitar” yang dibangun di Gunung Sabih Selatan Nablus, di mana pemerintah “Israel” sebenarnya belum memiliki izin bangunan, alias tindakan tersebut sama dengan merampas. Mereka memutuskan untuk membangun 10 pos ilegal serupa sebagai tanggapan atas keengganan pemerintah untuk memenuhi janji yang dibuat.

Para pemukim ilegal tetap getol dirika 10 pos ilegal terdepan pada tanggal dua puluh Juli mendatang, karena rencana tersebut mendukung beberapa dewan pemukiman ilegal “Yahudi” lainnya, termasuk di Hebron, Betlehem, Ramallah dan Tepi Barat Utara. [ml/ofr]

“Israel” Berencana Adakan Event Olahraga Provokatif di Al-Quds

GAZAMEDIA, AL-QUDS – “Israel” sedang bersiap untuk menyelenggarakan acara olahraga provokatif bertaraf besar mengibarkan bendera “Israel” di kota Al-Quds pada pertengahan Juli mendatang dengan menghadirkan 10.000 pemukim ilegal “Israel” dari seluruh dunia, Rabu (22/6/2022).

“Maccabiah Games” menjadi ajang olahraga yang akan  diselenggarakan Kementerian Luar Negeri “Israel” berarti Olimpiade khusus “Yahudi”, di mana atlet dari komunitas Yahudi di seluruh dunia ikut berpartisipasi.

Ini adalah pertama kalinya Maccabean Games diselenggarakan di Al-Quds setelah 20 tahun terakhir.

Acara ini dijadwalkan 14 Juli mendatang, sebelumnya perhelatan olahraga provokatif ini diadakan di Bukit Musim Semi milik tanah Palestina. [ml/ofr]

Pemukim Ilegal “Israel” Bunuh Seorang Petani Palestina di Salfit

GAZAMEDIA, TEPI BARAT – Seorang petani Palestina, Ali Harb syahid ditikam oleh seorang pemukim ilegal “Yahudi” di Iskaka Salfit, Tepi Barat, Selasa sore (21/6/2022) waktu setempat.

Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi, Harb tiba di rumah sakit dalam kondisi kritis akibat luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, sumber media lokal membenarkan, pembunuh dengan sengaja menikam Harb secara langsung saat dia sedang melakukan aktivitas bertani di kebunnya. [ml/ofr]

Provokatif, Pemukim Ilegal “Yahudi” Kembali Serbu Masjid Al-Aqsa

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Puluhan pemukim ilegal “Yahudi” kembali serbu halaman Masjid Al-Aqsa di bawah pengamanan ketat polisi Zionist “Israel”, Senin pagi (20/6/2022) waktu setempat.

Sumber media lokal melaporkan, puluhan pemukim menyerbu halaman masjid dengan berkelompok masuk melalui Gerbang Mughrabi, tujuan mereka berdalih laksanakan ritual Talmud provokatif.

Serangan yang sering dilakukan oleh para pemukim ilegal ini adalah bagian dari upaya penjajah mengambil alih masjid Al-Aqsha secara temporal.

Selama periode penyerangan, polisi Zionist mengevakuasi area timur masjid dari para jemaah laki-laki warga Palestina dan mempersilahkan pemukim ilegal untuk berkeliaran di dalamnya.

Serangan biasanya terjadi dalam dua kelompok; Yang pertama pagi hari dan yang kedua setelah salat Zuhur.

Sebagai tanggapan atas serbuan para pemukim ilegal ini, warga Palestina terutama umat muslim terus berjuang sampaikan seruan mereka agar rakyat Palestina bersatu gagalkan skema Yudaisasi di Masjid Al-Aqsa. [ml/ofr]

Keluarga Perwira Zionist yang Tewas Keluhkan Sikap Diskriminasi “Pemerintah Israel”

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Keluarga perwira Unit Operasi Khusus “Sirt Matkal” yang tewas dalam operasi keamanan di Timur Khan Yunis Jalur Gaza Selatan mengeluh bertahun-tahun di saat pejabat “Israel” mendiskriminasikannya.

Saudara dari perwira yang terbunuh itu berkata: “Andaikan yang tewas itu adalah keluarga Yahudi Kaya dari Utara Tel Aviv maka ceritanya akan berbeda, baik pejabat militer maupun pemerintahan tidak akan menangani ini secara sembrono hadapi keluhan keluarganya.”

Keluarga tersebut mencela atas penolakan “pejabat Israel” mengizinkan sebar identitas putranya yang telah meninggal sejak 4 tahun dengan dalih menjaga rahasia tentara. Di lain sisi “pemerintah” dengan cepat umumkan identitas perwira unit khusus Yamam yang tewas terbunuh di Jenin Tepi Barat beberapa minggu lalu tanpa ada penundaan apapun.

Pihak keluarga telah membocorkan nama putra mereka ke media sosial beberapa minggu yang lalu, setelah kehabisan kesabaran dan ingin menekan pihak tentara untuk mengizinkan publikasi nama lengkapnya serentak beberapa jam setelah nama perwira unit “Yamam” yang juga tewas konfrontasi dengan pejuang Jenin untuk segera diterbitkan.

Diketahui, petugas Mahmoud Khair El-Din terbunuh pada November 2018 dalam bentrokan bersenjata dengan anggota Brigade Al-Qassam setelah mereka menyusup untuk melakukan pelanggaran intelijen di dalam wilayah Jalur Gaza. [ml/ofr]

Lagi, Puluhan Pemukim Ilegal “Yahudi” Provokatif Serbu Masjid Al-Aqsa

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Puluhan pemukim ilegal “Yahudi” serbu Masjid Al-Aqsa di tengah perlindungan ketat dari polisi Zionist, Rabu pagi (15/6/2022) waktu setempat.

Para pemukim ilegal sengaja lakukan tur provokatif di dalam halaman Masjid dan menodainya dengan melakukan ritual Talmud.

Untuk diketahui, para pemukim ilegal ini dijadwalkan menyerbu masjid Al-Aqsa hampir setiap hari, kecuali pada hari Jumat dan Sabtu. [ml/ofr]

“Israel” Klaim Berhasil Gagalkan Rencana Serangan Iran ke Agen Intel Mereka di Turki

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Media “Israel Hayom” memberitakan laporan penggagalan serangan yang disiapkan Iran terhadap anggota intelijen “Israel” di dalam wilayah Turki, Ahad (12/6/2022).

Bulan lalu, pasukan penjajah menerbitkan peringatan yang menyerukan “Israel” untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki.

Situs web “Mako Israel” juga melaporkan bahwa intelijen Turki turut membantu menemukan jaringan agen Iran yang diduga menyerang sasaran “Israel” di wilayah Turki.

Diketahui, pihak “Israel” telah mengingatkan pada sepekan lalu kepada anggota mereka untuk tidak berkunjung ke Turki, menyusul pembunuhan perwira Pengawal Revolusi Iran, Hassan Sayyad Khadayi pada 25 Mei oleh “Israel” di Teheran.

Saluran TV 12 “Israel” mengatakan: “100 orang pemukim ilegal “Israel” di Turki diberitahu tentang kemungkinan penangkapan mereka oleh intel Iran. Teheran menuduh Tel Aviv berada di balik pembunuhan komandan Revolusinya tersebur yang bernama Kolonel Khodaye. [ml/ofr]

Buntut Kilang Gas Ilegal, Jendral Tentara Zionist Balas Ancaman Hizbullah

GAZAMEDIA, AL-QUDS – Kepala Staf tentara Zionist, Jenderal Aviv Kohavi menanggapi ancaman Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah yang siap bombardir “Israel” dengan menyatakan siap konfrontasi elsistensial antar keduabelah pihak.

Kohavi membalas dengan pesan ancaman menakut-nakuti rakyat Lebanon, “Kalian orang Lebanon, kami siap berperang, sebelum itu terjadi, kami memperingatkan kalian untuk mengungsi dari wilayah Lebanon”.

Dia menambahkan, “Saya memberi tahu penduduk Lebanon bahwa saya menyarankan Anda untuk pergi, tidak hanya pada awal perang, tetapi sejak awal ketegangan dan sebelum peluru pertama ditembakkan. Saya menyarankan Anda untuk meninggalkan daerah itu karena kekuatan serangan akan dilakukan dengan cara yang belum pernah disaksikan sebelumnya.”

“Dalam perang berikutnya, di setiap tempat di mana kita akan melihat peluncur roket yang mampu menargetkan warga kita, kita akan menghancurkannya” Ujar Kohavi

Kochavi membenarkan bahwa pasukannya telah mengkristalkan ribuan target yang akan dihancurkan dalam sistem misil dan misil milik Hizbullah. [ml/ofr]

“Israel” Marah ke Norwegia karena Labeli Produk Makanan dari Pemukim Ilegal

GAZAMEDIA, OSLO – Pemerintah Norwegia memutuskan untuk memberi label produk makanan mereka dengan hasil produksi pemukiman ilegal “Israel” karena beberapa produkai tersebut berasal dari wilayah Palestina yang dijajah sejak tahun 1967. Hal ini mereka tetapkan untuk menginformasikan konsumen agar tidak keliru dalam membeli dan melabeli asal suatu produk, Jumat (10/6/2022).

Media berita Hebrew, Ynet menunjukkan bahwa Norwegia membenarkan keputusannya karena tunduk pada keputusan Pengadilan Eropa yang diambil pada 2019 meskipun negara itu bukan anggota Uni Eropa.

Keputusan itu termasuk pelabelan produk minyak zaitun, buah-buahan dan sayuran, serta anggur.

Resolusi Norwegia menetapkan bahwa Tepi Barat, Jalur Gaza, Al-Quds Timur dan Dataran Tinggi Golan adalah tanah terjajah sejak tahun 1967, mengingat penguasaan tanah ini oleh “Israel” adalah jelas melanggar hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri “Israel” mengklaim kecamannya atas keputusan tersebut, mengingat keputusan itu tidak akan berkontribusi memperkuat hubungan “Israel”-Palestina, malah akan berdampak negatif pada kemampuan Norwegia mempengaruhi hubungan hubungan “Israel”-Norwegia.

Diketahui, “Israel” mencoba menghalangi Norwegia dari keputusan tersebut, tetapi tidak berhasil, mengingat keputusan tersebut sebagai par excellence politik bulat dari Norwegia dan tidak bisa diganggu gugat negara dari pihak manapun. [ml/ofr]