pegasus

FBI Akui Miliki Program Spyware Pegasus “Israel”

GAZAMEDIA, NEW YORK – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau yang biasa dikenal “FBI” mengakui telah memiliki dan menguji spyware yang diproduksi oleh kelompok “NSO” Israel, tetapi mereka tidak menggunakannya dalam penyelidikan apa pun.

“FBI telah membeli lisensi terbatas untuk menguji dan mengevaluasi produk saja,” kata juru bicara penegak hukum AS dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa lisensinya tidak lagi berlaku.

Dilansir dari Surat kabar Al-Ghadrian bahwa Biro Investigasi Federal AS membeli program Pegasus pada2019 dalam kesepakatan yang dirahasiakan.

Akibatnya, kontroversi berkecamuk antara perusahaan pengawasan dan pengintaian Israel yang memproduksi perangkat lunak Pegasus, hal itu terjadi setelah terungkap bahwa pemerintah dan lembaga lain menyalahgunakan alatnya untuk meretas iPhone.

Perusahaan tersebut saat ini menghadapi gugatan yang diajukan oleh perusahaan raksaksa Apple karena melanggar perjanjian persyaratan dan layanan penggunanya. []

Apple Gugat NSO Israel yang Memat-Matai Pengguna Iphone

GAZA MEDIA, NEW YORK – Apple telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan spyware (mata-mata) siber NSO ”Israel”, Pegasus, setelah mereka menargetkan penggunanya.

“Pengaduan tersebut berdasarkan laporan pengguna kami yang menjadi sasaran perangkat lunak Pegasus. Dengan gugatan ini, kami bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan kerugian yang lebih besar ke depannya”. Apple dalam sebuah pernyataan Selasa (23/11).

Dengan tegas Pihak Apple tengah mengajukan langkah hukum serta melarang NSO Group menggunakan perangkat lunak, layanan, atau perangkat keras Apple lainnya.

“NSO sedang menciptakan teknologi pengawasan canggih yang disponsori oleh “Israel” untuk memantau korban (user) di berbagai belahan dunia. Serangan ini menargetkan sejumlah kecil pengguna dan mempengaruhi orang-orang dari berbagai platform media.” []