#saudiarabia

Houthi Bombardir Kalang Minyak Aramco Arab Saudi

GAZAMEDIA, RIYADH- Kementerian Energi Saudi mengkonfirmasi bahwa pihak Kerajaan Saudi tidak akan bertanggung jawab atas kurangnya pasokan minyak di pasar global yang disebabkan oleh serangan Houthi terhadap kalang minyak Aramco, Jumat (25/3/2022).

Dalam laporan yang dilansir dari pihak kerajaan “Dua kalang minyak yang berfungai untuk mendistribusikan produk minyak bumi di Jeddah dan Jazan diserang oleh rudal Houthi Jumat malam. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan”.

Dia menambahkan, “Serangan itu tidak menargetkan sejumlah fasilitas strategis milik kerajaan saja, tetapi juga bertujuan untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas pasokan energi di dunia yang dengan otomatis berdampak negatif pada ekonomi global.”

Arab Saudi adalah pengekspor minyak terbesar di dunia dengan sekitar 7 juta barel per hari, dan produsen terbesar ketiga dengan 10 juta barel per hari setelah Amerika Serikat dan Rusia. [ml/terj.ofr].

Ilmuan Saudi Ciptakan Alat Deteksi Korban yang Terjebak di Dalam Sumur

Gazamedia.net – Pihak berwenang Saudi mengungkapkan bahwa seorang penemu asal Saudi menemukan alat deteksi menyelamatkan orang yang terperangkap di dalam sumur. Kamis (17/2/22).

Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi mengatakan : “Perangkat ini masih dalam pengujian dan akreditasi, belum disetujui sampai akhir pengujian, termasuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaannya di tempat kejadian.”

Sementara itu sang penemu menginformasikan “perangkat ini direncanakan mampu memulihkan korban yang terjebak di sumur sedalam 30 meter dalam 9 menit. Dengan demikian, persiapan kendaraan penyelamat menuju lokasi perangkat membutuhkan waktu 13 menit, sementara upaya penyelamatan hanya memakan waktu 9 menit. Hal ini masih kita lakukan penelitian lebih lanjut dengan pertimbangan presisi waktu yang tepat dan matang nantinya.” Ungkap Galkhaf, sang penemu [terj/AF].