Thursday, January 22, 2026
HomeBerita11 warga Palestina Gugur di Gaza akibat serangan Israel

11 warga Palestina Gugur di Gaza akibat serangan Israel

Sebanyak sebelas warga Palestina gugur syahid kemarin, termasuk tiga jurnalis dan pekerja media yang bekerja dalam koordinasi dengan komite Mesir, dalam konteks agresi yang terus berlanjut serta pelanggaran pendudukan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Eskalasi ini terjadi di tengah terus berlanjutnya pelanggaran pendudukan Israel terhadap gencatan senjata, di mana jumlah korban syahid sejak diumumkannya penghentian tembakan hingga saat ini telah meningkat menjadi lebih dari 490 orang, selain ratusan warga sipil yang terluka, sementara kondisi kemanusiaan dan kesehatan di Jalur Gaza semakin memburuk.

Dalam konteks yang sama, pendudukan Israel terus menolak untuk memasuki tahap kedua dari kesepakatan, sebagai pelanggaran yang jelas terhadap kesepahaman yang telah diumumkan, serta terus menutup seluruh perlintasan, yang menghambat masuknya bantuan kemanusiaan dan medis, serta memperdalam krisis kemanusiaan yang dialami penduduk Gaza.

Selain itu, pendudukan Israel tidak mengizinkan masuknya komite administratif yang layak ke Jalur Gaza untuk mengambil alih tugasnya dan mulai bekerja, termasuk memulai proses rekonstruksi dan meringankan penderitaan rakyat kami, yang semakin memperumit kondisi kehidupan dan memperpanjang krisis kemanusiaan.

Data medis menunjukkan bahwa sekitar 18.500 korban luka di Jalur Gaza membutuhkan perawatan darurat dan segera, namun pendudukan Israel melarang mereka bepergian ke luar Gaza untuk mendapatkan pengobatan, serta menghalangi mereka memperoleh layanan kesehatan yang diperlukan.

Dalam perkembangan dan peristiwa ini, muncul sejumlah tuntutan mendesak, sebagai berikut:

Pertama: Menuntut para mediator dan negara-negara penjamin untuk memberikan tekanan serius dan efektif guna memaksa pendudukan Israel melaksanakan apa yang telah disepakati serta berkomitmen penuh terhadap gencatan senjata.

Kedua: Menuntut pembukaan perlintasan secara segera, menjamin masuknya bantuan kemanusiaan dan medis, serta mengizinkan korban luka dan pasien bepergian untuk mendapatkan perawatan.

Ketiga: Mengaktifkan peran rakyat dan solidaritas, sekaligus bekerja untuk mengungkap kebijakan dan agresi pendudukan Israel terhadap warga sipil, membongkar pelanggarannya di hadapan opini publik internasional, dan memperkuat upaya media serta hak asasi manusia ke arah tersebut.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler