Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan bahwa setidaknya 63.025 warga Palestina telah meninggal dunia sejak dimulainya operasi militer Israel pada Oktober 2023. Dalam 24 jam terakhir, tercatat lima orang kembali meninggal akibat kelaparan, di tengah krisis kemanusiaan yang terus memburuk di wilayah tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 59 jenazah berhasil dievakuasi ke rumah sakit dalam sehari terakhir, sementara 224 orang lainnya mengalami luka-luka. Total korban luka sejak awal serangan mencapai 159.490 orang.
“Masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kementerian juga melaporkan bahwa 23 warga Palestina tewas dan lebih dari 182 lainnya terluka akibat tembakan tentara Israel saat mereka berusaha mendapatkan bantuan kemanusiaan. Sejak 27 Mei, total korban jiwa dalam insiden serupa mencapai 2.203 orang, dengan lebih dari 16.228 lainnya terluka.
Lima warga lainnya dilaporkan meninggal dunia karena kekurangan gizi dan kelaparan, menjadikan jumlah total korban tewas terkait kelaparan sejak Oktober 2023 menjadi 322 orang, termasuk 121 anak-anak.
Sejak 2 Maret, seluruh perbatasan Gaza ditutup oleh otoritas Israel, menyebabkan sekitar 2,4 juta penduduk di wilayah tersebut menghadapi ancaman kelaparan yang meluas. Penilaian keamanan pangan yang didukung oleh PBB telah mengonfirmasi bahwa kelaparan telah terjadi di Gaza utara dan diperkirakan akan menyebar ke wilayah selatan pada akhir September.
Serangan militer Israel kembali dilancarkan pada 18 Maret setelah jeda gencatan senjata yang disertai kesepakatan pertukaran tahanan pada Januari. Sejak saat itu, sedikitnya 11.178 orang meninggal dunia dan 47.449 lainnya terluka.
Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga tengah menghadapi gugatan atas dugaan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait konflik di wilayah tersebut.