Thursday, January 1, 2026
HomeBeritaKerugian akibat genosida Gaza sepanjang 2025 capai Rp 550 triliun

Kerugian akibat genosida Gaza sepanjang 2025 capai Rp 550 triliun

Pemerintah Gaza memperkirakan kerugian langsung awal di 15 sektor vital sepanjang 2025 mencapai lebih dari USD 33 miliar atau setara Rp 550 triliun, seiring dampak perang Israel terhadap warga Palestina yang terus berlanjut, lapor Anadolu.

Dalam pernyataannya, Kantor Media Pemerintah Gaza menyebutkan bahwa dampak serangan Israel selama dua tahun terakhir masih dirasakan. Kerugian langsung awal di 15 sektor vital diperkirakan melampaui 33 miliar dollar AS hingga 2025.

Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dilaporkan mengalami kehancuran total. Sekitar 178.000 dunam lahan (sekitar 43.985 hektar), atau lebih dari 80 persen lahan pertanian, mengalami kerusakan. Luas lahan tanaman sayuran menyusut drastis dari 93.000 dunam menjadi hanya 4.000 dunam. Selain itu, sekitar 1.000 sumur pertanian hancur, serta 500 peternakan sapi, domba, dan unggas rusak.

Pada sektor infrastruktur dan layanan publik, lebih dari 700 sumur air, 3.080 kilometer jaringan listrik, serta 400 kilometer jaringan air dan sanitasi dilaporkan hancur akibat serangan Israel. Selain itu, sekitar 2.000 kilometer jalan rusak, 150 gedung pemerintah diratakan, serta 250 fasilitas olahraga dan budaya hancur. Sejumlah situs arkeologi dan bersejarah juga menjadi sasaran.

Pemerintah Gaza menyebutkan bahwa sepanjang 2025, wilayah Gaza diserang dengan lebih dari 112.000 ton bahan peledak, yang mengakibatkan sekitar 90 persen infrastruktur Gaza rusak serta 55 persen wilayah Gaza dikuasai secara paksa melalui operasi militer.

Di sektor kesehatan, Israel dilaporkan melumpuhkan 22 rumah sakit, serta menyerang 211 ambulans dan 23 kendaraan pertahanan sipil.

Pada sektor pendidikan, sekitar 95 persen sekolah di Gaza mengalami kerusakan. Sebanyak 30 lembaga pendidikan hancur total, 39 lainnya rusak sebagian, dan lebih dari 1.000 siswa, 88 guru, serta 45 akademisi dilaporkan tewas.

Kerusakan juga terjadi pada tempat ibadah. Sebanyak 34 masjid dilaporkan hancur total, 100 masjid rusak sebagian, dan tiga gereja menjadi sasaran serangan berulang. Selain itu, 21 dari 60 pemakaman di Gaza dilaporkan diratakan.

Di sektor perumahan, sekitar 106.400 rumah hancur total, 66.000 rumah rusak berat hingga tidak layak huni, dan 41.000 rumah mengalami kerusakan sebagian.

Dengan jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 2 juta orang, pemerintah Gaza mencatat sekitar 213.000 warga Palestina kehilangan tempat tinggal akibat penghancuran rumah. Selain itu, 87 tempat penampungan pengungsi dilaporkan menjadi sasaran serangan.

 

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler