Friday, January 16, 2026
HomeBeritaDemo berlanjut, warga Iran mengungsi ke Turki

Demo berlanjut, warga Iran mengungsi ke Turki

Puluhan warga Iran dilaporkan menyeberang ke Turkiye melalui pos perbatasan Kapikoy, Provinsi Van, pada Rabu (14/1/2026), di tengah berlanjutnya tindakan keras otoritas Iran terhadap gelombang protes besar yang menentang pemerintahan ulama di negara tersebut.

Kedatangan warga Iran itu terjadi saat aparat keamanan Iran berupaya meredam salah satu gelombang demonstrasi terbesar dalam sejarah Republik Islam. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa sebelumnya menyerukan kepada warga Iran agar terus melakukan aksi protes, seraya menyatakan bahwa bantuan sedang disiapkan.

Sebuah kelompok pembela hak asasi manusia menyebutkan, sekitar 2.600 orang telah tewas dalam upaya penguasa Iran menekan gelombang penentangan tersebut.

Pantauan Reuters menunjukkan keluarga dan individu asal Iran memasuki wilayah Turkiye melalui gerbang perbatasan Kapikoy dengan membawa koper dan barang-barang pribadi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kota-kota terdekat menggunakan kendaraan.

Namun, sejumlah warga Iran yang dimintai keterangan menolak berbicara kepada media karena khawatir akan menghadapi konsekuensi saat kembali ke negaranya.

Dua diplomat mengatakan kepada Reuters bahwa terdapat peningkatan jumlah warga Iran yang menyeberang ke Turkiye, terutama setelah beberapa negara mengimbau warganya untuk meninggalkan Iran.

Meski demikian, seorang pejabat keamanan Turkiye di perbatasan menyatakan situasi di gerbang Kapikoy masih tergolong normal dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan jumlah pendatang. Meski begitu, perkembangan di wilayah perbatasan tersebut tetap dipantau secara ketat.

Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat mengimbau warganya untuk segera meninggalkan Iran. Dalam pemberitahuan yang dirilis oleh Kedutaan Virtual AS di Teheran pada Selasa, warga AS disarankan untuk keluar melalui jalur darat menuju Turkiye atau Armenia.

Di sisi lain, Teheran memperingatkan negara-negara tetangga yang menjadi tuan rumah pasukan AS bahwa Iran akan melakukan pembalasan terhadap pangkalan militer Amerika jika Washington merealisasikan ancamannya untuk campur tangan dalam situasi protes di Iran, kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters.

Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan, dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada Rabu, menekankan pentingnya dialog untuk meredakan ketegangan regional yang sedang berlangsung, menurut sumber Kementerian Luar Negeri Turkiye.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler