Tuesday, January 27, 2026
HomeBeritaIsrael-AS sedang jajaki kerja sama keamanan baru

Israel-AS sedang jajaki kerja sama keamanan baru

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah menyiapkan pembicaraan dengan pemerintahan Donald Trump terkait perjanjian keamanan baru Amerika Serikat–Israel berdurasi 10 tahun, seiring mendekati berakhirnya kerangka kerja yang berlaku saat ini. Informasi tersebut dilaporkan The Times of Israel pada Selasa.

Pembicaraan ini bertujuan memperpanjang dukungan militer Amerika Serikat, dengan penekanan pada pengembangan senjata bersama, kerja sama teknologi pertahanan, serta kemitraan strategis, alih-alih pemberian hibah keuangan langsung, menurut laporan tersebut.

Gil Pinchas, mantan penasihat senior di Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan kepada Financial Times bahwa Israel kemungkinan akan secara bertahap mengurangi apa yang ia sebut sebagai “dana gratis”, merujuk pada sekitar 3,8 miliar dolar AS per tahun dalam bentuk hibah militer dari Amerika Serikat.

Israel dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman (MoU) keamanan berdurasi 10 tahun pada 2016, yang menyediakan bantuan militer senilai 38 miliar dolar AS hingga 2028, termasuk pendanaan untuk sistem pertahanan rudal.

Netanyahu sebelumnya menyatakan bahwa Israel berharap dapat mengurangi ketergantungan pada bantuan militer Amerika Serikat dalam satu dekade ke depan, seiring pertumbuhan ekonomi dan perluasan industri pertahanan dalam negeri, sebagaimana dilaporkan media tersebut.

Dengan dukungan Amerika Serikat, Israel telah melancarkan perang besar-besaran di Jalur Gaza, yang menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina—sebagian besar perempuan dan anak-anak—serta melukai lebih dari 171.000 orang sejak Oktober 2023. Serangan tersebut juga menghancurkan Gaza, dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler