Tuesday, February 10, 2026
HomeBeritaKSAD: Prajurit TNI untuk pasukan perdamaian Gaza mulai berlatih

KSAD: Prajurit TNI untuk pasukan perdamaian Gaza mulai berlatih

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan prajurit matranya sudah mulai berlatih untuk ikut serta sebagai pasukan perdamaian di wilayah konflik Gaza. Saat ini, kata dia, koordinasi penugasan pasukan perdamaian ke wilayah konflik masih berlangsung.

Ia pun menegaskan bahwa TNI AD bakal mempersiapkan prajuritnya. Pelatihan para prajurit difokuskan pada pengembangan karakter hingga persiapan kesehatan. “Sudah, sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan, kami nanti kan jadi perdamaian. Jadi berarti zeni, kesehatan, yang seperti-seperti itu kami siapkan,” ucap Maruli seusai rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026 seperti dikutip Tempo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bersedia mengerahkan 20.000 putra dan putri Tanah Air untuk ikut membantu mengamankan perdamaian di wilayah Gaza, Palestina. Hal itu ia sampaikan saat berpidato dalam Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Selasa, 23 September 2025.

Maruli berujar, pihak yang mengkoordinasikan misi perdamaian di wilayah konflik nantinya akan memberikan arahan terkait dengan kebutuhan prajurit ke Markas Besar TNI, yang kemudian diteruskan ke Markas Besar TNI AD.

“Kami menunggu hasil koordinasi ke yang mengkoordinasi di Gaza, nanti ke Mabes TNI, Mabes TNI nanti ke Mabesad, memerlukan personel yang berkarakter apa. Nanti kami siapkan,” kara Maruli.

Adapun jumlah prajurit yang disiapkan matranya untuk dikirim sebagai pasukan perdamaian bisa mencapai 8.000 personel. Kendati demikian, Maruli menyebut angka itu masih bersifat estimasi.

Ia hanya menegaskan bahwa kekuatan pasukan yang disiapkan sekitar satu brigade. “Bisa satu brigade, 5.000-8.000 mungkin. Tapi masih bernegosiasi semua, belum pasti. Jadi enggak ada, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” tutur dia.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler