Thursday, February 12, 2026
HomeBeritaTrump: Belum ada hasil dengan Netanyahu, negosiasi Iran lanjut

Trump: Belum ada hasil dengan Netanyahu, negosiasi Iran lanjut

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan tidak ada hasil konkret yang dicapai dalam pertemuan tertutupnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (waktu setempat). Namun, ia menegaskan pentingnya melanjutkan negosiasi dengan Iran.

“Tidak ada keputusan final yang dicapai selain saya menegaskan bahwa perundingan dengan Iran harus terus berlanjut untuk melihat apakah kesepakatan bisa terwujud. Jika bisa, saya sampaikan kepada perdana menteri bahwa itu adalah pilihan yang saya utamakan,” tulis Trump di platform Truth Social setelah pertemuan sekitar dua setengah jam dengan Netanyahu.

Trump menambahkan, jika kesepakatan tidak tercapai, maka pihaknya akan melihat perkembangan selanjutnya. Ia juga menyinggung serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang diotorisasinya pada Juni tahun lalu.

“Terakhir kali Iran memutuskan lebih baik tidak membuat kesepakatan, mereka terkena Midnight Hammer — dan itu tidak berjalan baik bagi mereka. Semoga kali ini mereka lebih rasional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Amerika Serikat dan Iran diketahui menggelar perundingan di Oman pada Jumat pekan lalu, yang merupakan pembicaraan pertama sejak serangan tersebut. Kedua negara diperkirakan akan melanjutkan putaran dialog berikutnya pada waktu yang masih akan ditentukan. Pertemuan itu mengakhiri jeda negosiasi selama sekitar delapan bulan.

Trump menyebut putaran pertama perundingan di Muscat berlangsung “sangat baik”. Ia mengatakan Teheran menunjukkan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan baru dan kedua pihak berencana bertemu kembali pekan depan.

Di sisi lain, Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel merekayasa dalih untuk melakukan intervensi militer dan perubahan rezim. Teheran memperingatkan akan merespons setiap serangan militer, sekalipun terbatas, dan menegaskan pencabutan sanksi ekonomi Barat sebagai syarat pembatasan program nuklirnya.

Isu pengayaan uranium menjadi titik sengketa utama. Amerika Serikat menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium serta memindahkan uranium dengan kadar tinggi ke luar negeri.

Washington juga berupaya memasukkan program rudal Iran dan dukungannya terhadap kelompok bersenjata di kawasan ke dalam agenda perundingan. Namun, Teheran berulang kali menyatakan tidak akan membahas isu di luar program nuklirnya.

Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dipicu pengerahan militer Amerika Serikat di Teluk Persia serta ancaman tindakan militer yang berulang kali disampaikan Trump.

Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, Netanyahu mengatakan akan memaparkan visi Israel terkait prinsip-prinsip negosiasi dengan Iran.

“Saya akan menyampaikan kepada presiden visi kami mengenai prinsip-prinsip perundingan,” kata Netanyahu.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump juga menyebut kedua pemimpin membahas “kemajuan signifikan” yang terjadi di Gaza dan kawasan secara umum.

Pertemuan tersebut merupakan yang ketujuh antara Trump dan Netanyahu sejak awal masa jabatan kedua Trump tahun lalu. Lima pertemuan berlangsung di Amerika Serikat dan satu di Israel.

Netanyahu sebelumnya dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat pada 18 Februari, namun memajukan kunjungannya sepekan lebih awal guna memengaruhi jalannya negosiasi antara Washington dan Teheran, menurut laporan media Israel.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler