spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Friday, March 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaPertama dalam 839 tahun, Masjid Al Aqsha ditutup untuk sholat Idulfitri

Pertama dalam 839 tahun, Masjid Al Aqsha ditutup untuk sholat Idulfitri

Otoritas Israel melarang pelaksanaan salat Idul Fitri di kompleks Al-Aqsa Mosque di Yerusalem Timur yang diduduki, dengan alasan pembatasan keamanan di tengah perang melawan Iran, menurut laporan kantor berita Anadolu.

Media Yeni Safak yang berbasis di Turki menyebut ini untuk pertama kalinya dalam 839 tahun, Masjid Al Aqsha ditutup untuk Sholat Idulfitri.

Warga Palestina pada Jumat menyerukan umat Muslim untuk berkumpul di sekitar Kota Tua dan melaksanakan salat sedekat mungkin dengan Masjid Al-Aqsa guna menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan.

Sebelumnya, polisi Israel dilaporkan menggunakan tongkat, granat kejut, dan gas air mata terhadap warga Palestina yang melaksanakan salat di luar tembok Kota Tua sebagai bentuk protes atas pembatasan akses ke Al-Aqsa selama Ramadhan.

Memasuki periode Idul Fitri, suasana di Yerusalem Timur terpantau suram. Kawasan Kota Tua yang biasanya dipadati warga Palestina menjelang hari raya justru tampak lengang, menyerupai kota mati.

Israel membatasi akses dengan mengacu pada larangan berkumpul. Selain itu, para pedagang Palestina juga dilarang membuka toko mereka, kecuali apotek dan toko bahan makanan pokok yang diizinkan tetap beroperasi.

Sejumlah pedagang Palestina yang enggan disebutkan namanya karena khawatir akan tindakan balasan dari pihak Israel menyatakan bahwa pembatasan tersebut telah menyebabkan tekanan ekonomi yang berat bagi mereka.

 

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler