Ketua Dewan Kepemimpinan Gerakan Hamas, saudara mujahid Muhammad Darwish, mengirimkan kepada residen Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta pemerintah dan rakyat Indonesia, ungkapan belasungkawa yang tulus dan simpati yang mendalam atas gugurnya tiga tentara pemberani serta luka-lukanya sejumlah lainnya, akibat dua serangan keji saat mereka menjalankan tugas dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) di Lebanon Selatan.
“Kami mengenang dengan penuh penghargaan dan penghormatan apa yang telah dipersembahkan oleh para syuhada ini berupa pengorbanan mulia demi menjaga keamanan dan perdamaian internasional, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung misi kemanusiaan dan memperkuat stabilitas di kawasan dan dunia,” ucap Darwish.
Ia juga menyatakan kecaman keras terhadap serangan pengecut ini yang menargetkan para tentara yang sedang menjalankan tugas dalam pasukan yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Ia menegaskan pentingnya dilakukan penyelidikan segera untuk mengetahui kronologi kejadian dan meminta pertanggungjawaban pihak yang bertanggung jawab, yang terus melakukan serangan-serangan semacam ini, melanggar hukum internasional dan hukum humaniter internasional, serta meremehkan piagam dan norma internasional.
Darwish menegaskan sikap tegas Gerakan Hamas dan solidaritas penuhnya terhadap Republik Indonesia, baik pimpinan maupun rakyatnya, seraya memohon kepada Allah agar para syuhada mendapatkan rahmat-Nya yang luas, para korban luka diberikan kesembuhan yang segera, serta keluarga mereka diberikan kesabaran dan ketabahan.


