Al Jazeera Net memperoleh bocoran terkait gambaran tahap berikutnya di Jalur Gaza, beberapa bulan setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata pada 8 Oktober lalu.
Menurut bocoran tersebut, sebuah pihak yang disebut sebagai “Dewan Perdamaian” telah menyampaikan tawaran awal kepada gerakan Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya dalam pertemuan di Kairo pekan lalu. Tawaran itu menjelaskan “keuntungan yang akan diperoleh penduduk Gaza setelah proses pelucutan senjata dan penyelesaian penarikan pasukan militer Israel.”
Tawaran tersebut mencakup sejumlah poin utama, antara lain:
- Kebebasan arus barang masuk ke Gaza
- Pelonggaran pembatasan terhadap barang “dual-use” (berpotensi sipil dan militer)
- Penyediaan unit hunian sementara
- Pemberian amnesti bagi siapa pun yang menyerahkan senjata
- Penyediaan jalur aman bagi yang ingin meninggalkan Gaza
- Program besar rekonstruksi wilayah
Harapan “Kemakmuran” bagi Gaza
Dokumen yang bocor juga merinci sejumlah langkah yang diklaim akan membawa “harapan dan kemakmuran” bagi warga Gaza, di antaranya:
- Penarikan penuh tentara Israel ke sekitar wilayah Gaza, sambil menunggu proses “pengamanan” Gaza dari ancaman yang dianggap sebagai terorisme.
- Penarikan ini akan dilakukan secara bertahap dan dikaitkan dengan verifikasi proses pelucutan senjata, sesuai rencana yang terdiri dari 20 poin.
Arus Barang dan Pelonggaran Blokade
Dalam tahap berikutnya, bocoran tersebut menyebutkan:
- Tidak akan ada pembatasan jumlah truk yang membawa barang non-dual-use ke Gaza
- Pembatasan terhadap barang dual-use akan dikurangi secara bertahap, tergantung pada sertifikasi bahwa suatu wilayah telah menyelesaikan proses pelucutan senjata
Berikut gambaran barang “dual-use” yang biasanya dibatasi:
1. Material Konstruksi
Ini yang paling sering jadi sorotan karena langsung berdampak ke rekonstruksi Gaza:
- Semen
- Besi/baja (rebar)
- Pipa logam
- Kayu dalam jumlah besar
Alasan Israel: bisa digunakan untuk membangun terowongan atau infrastruktur militer.
Dampaknya: rumah, sekolah, dan rumah sakit sulit dibangun kembali.
2. Peralatan Listrik & Energi
- Generator listrik
- Panel surya
- Baterai besar
- Kabel listrik tertentu
Alasan: bisa dipakai untuk sistem listrik bawah tanah atau fasilitas militer.
Dampak: krisis listrik berkepanjangan di Gaza.
3. Peralatan Telekomunikasi
- Perangkat komunikasi radio
- Antena
- Drone komersial
- Komponen elektronik tertentu
Alasan: bisa digunakan untuk koordinasi militer atau pengintaian.
Dampak: membatasi pengembangan komunikasi dan teknologi sipil.
4. Bahan Kimia
- Pupuk tertentu (misalnya berbasis nitrat)
- Bahan kimia industri
- Beberapa jenis bahan bakar
Alasan: bisa diolah menjadi bahan peledak.
Dampak: sektor pertanian dan industri ikut terhambat.
5. Mesin & Peralatan Industri
- Mesin bor
- Alat pemotong logam
- Mesin berat konstruksi
Alasan: bisa digunakan untuk menggali terowongan atau membuat senjata.
Dampak: aktivitas industri dan pembangunan sangat terbatas.
6. Barang “Sepele” yang Pernah Dibatasi
Dalam praktiknya, daftar ini bisa sangat luas dan kadang kontroversial:
- Cokelat dan makanan tertentu (pernah dibatasi di masa lalu)
- Mainan
- Peralatan medis tertentu


