GAZA CITY — Serangan udara militer Israel pada Kamis (4/6/2026) menghantam sebuah rumah warga di kota Zawaida, kegubernuran Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah. Bangunan tersebut dilaporkan rata dengan tanah setelah serangan, menambah daftar panjang kerusakan infrastruktur sipil di wilayah kantong Palestina meski kesepakatan gencatan senjata Oktober 2025 secara resmi masih berlaku.
Foto-foto dari lokasi menggambarkan kerusakan parah pada bangunan permukiman tersebut. Salah satu warga, Mohammed Saidam (14), terlihat duduk di salah satu ruangan apartemen yang rusak berat akibat serangan. Belum ada keterangan resmi dari pihak militer Israel terkait sasaran spesifik dalam operasi tersebut.
Bagian dari Pola yang Berulang
Serangan di Zawaida bukan insiden pertama di kawasan tersebut. Pada Selasa (2/6) pekan ini, serangan drone Israel di lokasi yang sama menewaskan satu warga Palestina dan melukai dua lainnya, yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs di Deir al-Balah.
Secara keseluruhan, serangan udara Israel sepanjang Kamis (4/6) menewaskan setidaknya 10 warga Palestina di berbagai titik Jalur Gaza, berdasarkan laporan rumah sakit setempat yang dikutip kantor berita AP. Pola serangan harian ini terus berlanjut meski gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat telah memasuki bulan kedelapan sejak diberlakukan pada 10 Oktober 2025.


