HomeBeritaTerorisme Israel dan Pemukim Ilegal di Tepi Barat: 70 Warga Palestina Ditangkap,...

Terorisme Israel dan Pemukim Ilegal di Tepi Barat: 70 Warga Palestina Ditangkap, 8 Terluka

NABLUS – Pasukan Israel menangkap sedikitnya 70 warga Palestina dalam serangkaian penggerebekan di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu (25/7). Dalam insiden terpisah, delapan warga Palestina lainnya terluka akibat serangan yang dilakukan para pemukim Israel, menurut media Palestina dan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), lapor Anadolu Agency.

Radio resmi Voice of Palestine melaporkan pasukan Israel menangkap lebih dari 40 pemuda Palestina dalam penggerebekan yang masih berlangsung di Desa Tal, sebelah barat Nablus, di bagian utara wilayah pendudukan.

Penyiar tersebut menyebutkan tentara Israel menyita sebuah rumah di desa itu dan mengubahnya menjadi pusat interogasi lapangan.

Radio itu juga menambahkan, pasukan Israel melakukan penggerebekan besar-besaran terhadap rumah-rumah warga sambil mengepung desa dari seluruh arah.

Pada Jumat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz memerintahkan operasi militer berskala luas di desa-desa Palestina di Tepi Barat setelah insiden di dekat permukiman ilegal Havat Gilad yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya.

Menurut berbagai sumber dan saksi mata, para pemukim Israel kemudian menyerang sejumlah komunitas Palestina di wilayah Nablus dengan membakar rumah-rumah warga Palestina serta berbagai properti lainnya.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan  empat warga Palestina gugur pada Jumat dalam serangan yang dilakukan pemukim Israel bersama pasukan pendudukan terhadap Desa Tal.

Sementara itu, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan  pasukan Israel melancarkan penggerebekan besar-besaran sebelum fajar di Kota Jenin serta sejumlah kota dan desa di wilayah tersebut.

Menurut sumber-sumber lokal yang dikutip Wafa, tentara Israel menggeledah sejumlah rumah dan menangkap lima warga Palestina, sementara operasi militer terus berlangsung di berbagai wilayah di Jenin. Secara terpisah, pasukan Israel juga menangkap tiga warga Palestina di wilayah Betlehem.

Dalam insiden lain, Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan  delapan warga Palestina terluka, termasuk enam orang yang terkena tembakan peluru tajam, akibat serangan pemukim Israel terhadap Desa Farata, di sebelah timur Qalqilya, Tepi Barat bagian barat laut.

Organisasi tersebut belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai serangan maupun kondisi para korban.

Di wilayah utara Tepi Barat, tentara Israel juga menangkap sedikitnya enam warga Palestina dalam penggerebekan besar-besaran di berbagai lingkungan dan kota di Jenin, di tengah pengerahan pasukan dalam jumlah besar dan pergerakan militer yang terus berlangsung.

Tentara Israel turut menggerebek Kota Tubas dan Kamp Pengungsi Al-Far’a di utara Tepi Barat, serta melancarkan operasi besar-besaran dengan menggeledah rumah-rumah warga Palestina.

Di wilayah tengah Tepi Barat, pasukan Israel menangkap 13 warga Palestina dari berbagai daerah di Kegubernuran Ramallah dan Al-Bireh.

Sementara di wilayah selatan Tepi Barat, pasukan Israel menggerebek Hebron dan menangkap delapan warga Palestina.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini