Sunday, February 8, 2026
HomeBeritaAnggota Kongres AS desak penghentian bantuan militer ke Israel

Anggota Kongres AS desak penghentian bantuan militer ke Israel

Anggota DPR Amerika Serikat, Delia Ramirez, menyatakan pada Jumat (7/2) bahwa tidak ada gencatan senjata di Jalur Gaza dan menuding Amerika Serikat memfasilitasi kekerasan yang terus berlanjut melalui dukungan militernya kepada Israel, menurut Anadolu.

“Tidak ada gencatan senjata di Gaza. Bom yang disuplai AS masih digunakan untuk membunuh warga Palestina,” tulis Ramirez di media sosial X, sembari membagikan laporan yang menyebutkan serangan Israel menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina, termasuk beberapa anak-anak, pekan lalu di wilayah yang dikepung tersebut meski ada klaim gencatan senjata.

Ramirez mendesak anggota Kongres untuk menegaskan wewenang legislatif atas bantuan militer AS ke luar negeri dan mendukung RUU yang dia ajukan, Block The Bombs Act.

“Kongres harus menegaskan kewenangannya dan mengakhiri genosida ini. Kita harus meloloskan Block The Bombs Act saya, yang akan menghentikan penggunaan bom seri MK dan mengakhiri keterlibatan kita dalam kekejaman ini.

“Tidak satu bom lagi, tidak satu dolar lagi, tidak satu alasan lagi,” tegas Ramirez.

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui potensi penjualan militer asing ke Israel senilai sekitar 6,52 miliar dolar AS.

AS selama ini mendapat kritik karena mendukung Israel dalam perang di Gaza, di mana hampir 72.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas sejak 7 Oktober 2023.

Beberapa anggota parlemen AS, termasuk Senator Bernie Sanders, kerap menyerukan agar pemerintah AS menghentikan pasokan senjata ke Israel dan menekankan bahwa Amerika terlibat dalam perang Israel di Gaza.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler