Monday, January 5, 2026
HomeBeritaDua warga Gaza tewas dalam serangan terbaru Israel

Dua warga Gaza tewas dalam serangan terbaru Israel

Dua warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan tentara Israel di Gaza utara pada Sabtu (3/1/2026), dalam insiden terbaru yang disebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata. Informasi tersebut disampaikan sumber medis kepada Anadolu.

Menurut sumber tersebut, seorang anak perempuan berusia 11 tahun tewas ditembak pasukan Israel di Kota Beit Lahia. Anak tersebut dilaporkan berada di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona aman, yang seharusnya telah ditinggalkan oleh militer Israel sesuai kesepakatan gencatan senjata.

Selain itu, seorang perempuan berusia 45 tahun juga dilaporkan tewas akibat tembakan tentara Israel di wilayah Tal al-Dhahab, Beit Lahia.

Sumber medis lainnya menyebutkan, seorang warga Palestina mengalami luka-luka akibat tembakan pasukan Israel di dekat Rumah Sakit Nasser, Kota Khan Younis, Gaza selatan. Lokasi tersebut juga merupakan area yang sebelumnya telah ditinggalkan oleh militer Israel.

Dalam perkembangan terkait, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa kendaraan militer Israel melepaskan tembakan secara membabi buta di sebelah timur Kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat, sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, militer Israel telah melakukan ratusan pelanggaran. Sedikitnya 418 warga Palestina tewas dan 1.171 lainnya luka-luka selama periode tersebut.

Perjanjian gencatan senjata tersebut mengakhiri perang Israel di Gaza yang berlangsung selama dua tahun, yang menewaskan hampir 71.400 warga Palestina—sebagian besar perempuan dan anak-anak—melukai lebih dari 171.200 orang, serta menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza. Namun demikian, meski gencatan senjata telah diberlakukan, serangan mematikan Israel di Gaza dilaporkan masih terus terjadi.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler