HomeBeritaEks penasehat Pentagon: Trump putus asa dengan Iran

Eks penasehat Pentagon: Trump putus asa dengan Iran

Pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan bahwa ia “putus asa” untuk mencapai kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, kata seorang mantan penasihat Pentagon pada hari Kamis.

“Apa yang didapat rezim Iran dari pidato-pidato Presiden Trump adalah bahwa ia sebenarnya putus asa untuk membuat kesepakatan,” kata mantan penasihat Pentagon, Jasmine El-Gamal, kepada CNN.

“Mereka tahu bahwa jika terus menimbulkan biaya bagi AS, sekutu Teluk, dan pasar energi global, mereka memiliki peluang lebih besar untuk duduk di meja perundingan dengan ketentuan mereka sendiri,” tambahnya.

Komentar ini muncul setelah Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa AS akan menindak Iran “sangat keras” dalam beberapa minggu mendatang.

“Kita akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada,” tambahnya.

El-Gamal mengatakan bahwa sikap Trump yang bolak-balik antara ajakan negosiasi dan ancaman eskalasi justru menghambat kemajuan menuju penyelesaian konflik.

“Kita tidak lebih dekat dibanding minggu lalu karena dia terus melakukan hal yang sama, bolak-balik antara dua posisi ini,” ujarnya.

“Kita ingin kesepakatan, tetapi kita juga akan membom kalian hingga Zaman Batu jika kalian tidak memberikannya. Itu bukan cara membawa lawan ke meja perundingan,” tambahnya.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan ofensif bersama terhadap Iran pada 28 Februari.

Teheran membalas dengan serangan drone dan misil yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler