Friday, February 6, 2026
HomeBeritaHamas: Eskalasi Israel upaya sistematis gagalkan sencatan senjata Gaza

Hamas: Eskalasi Israel upaya sistematis gagalkan sencatan senjata Gaza

Hamas menyatakan bahwa eskalasi serangan Israel melalui pemboman intensif di seluruh Jalur Gaza, yang menurut mereka menewaskan lebih dari 20 warga sipil termasuk anak-anak dan seorang paramedis, merupakan kelanjutan langsung dari perang pemusnahan dan agresi.

Dalam pernyataannya, Hamas menilai eskalasi tersebut mencerminkan niat yang telah direncanakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghambat pelaksanaan tahap kedua perjanjian gencatan senjata, khususnya dengan mencegah pembukaan perlintasan Rafah.

Hamas menolak klaim Israel yang menyebutkan bahwa insiden penembakan terhadap seorang tentaranya menjadi pemicu eskalasi. Klaim tersebut disebut Hamas sebagai dalih untuk membenarkan kelanjutan pembunuhan dan agresi terhadap warga Palestina. Menurut Hamas, tindakan tersebut merupakan upaya untuk memaksakan realitas permanen berupa penindasan dan teror di Gaza, dengan mengabaikan secara terang-terangan perjanjian gencatan senjata serta kesepahaman yang telah ada.

Hamas menyerukan kepada para mediator dan negara-negara penjamin agar mengambil sikap tegas terhadap apa yang mereka sebut sebagai “upaya sistematis Netanyahu” untuk merusak perjanjian dan melanjutkan genosida, pembunuhan, serta kelaparan di Jalur Gaza.

Gerakan tersebut menambahkan bahwa agresi Israel yang terus berlanjut, meskipun telah memasuki tahap kedua gencatan senjata dan direncanakan pembukaan perlintasan Rafah, merupakan bentuk sabotase yang disengaja terhadap upaya memperkuat gencatan senjata. Hamas menilai langkah itu mencerminkan kebijakan berkelanjutan berupa pembunuhan dan pengepungan yang bertujuan menghindari kewajiban dalam rencana Trump, yang menurut Hamas telah mereka setujui.

Hamas juga mendesak adanya tekanan internasional segera untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan memaksa Israel menghormati janji serta komitmennya dalam perjanjian gencatan senjata.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler