Tuesday, February 3, 2026
HomeBeritaHamas: Pembukaan gerbang Rafah hak bangsa Palestina

Hamas: Pembukaan gerbang Rafah hak bangsa Palestina

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan pembukaan penyeberangan Rafah merupakan hak warga Palestina di Jalur Gaza. Ia memperingatkan bahwa setiap hambatan atau syarat yang diajukan Israel akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata dan hukum internasional.

Dalam pernyataannya pada Ahad, Qassem mengatakan penyeberangan Rafah seharusnya telah dibuka sejak awal fase pertama kesepakatan gencatan senjata. Namun, ia menuding Israel sengaja menunda pembukaannya dan secara sepihak mengaitkannya dengan penyerahan jenazah tahanan terakhir di Gaza.

“Opening the Rafah crossing is a right of the Palestinian people in Gaza,” ujar Qassem, seperti dikutip kantor berita Safa.

Ia menegaskan warga Palestina berhak keluar dan masuk Jalur Gaza secara bebas, serta menyebut hak tersebut dijamin oleh hukum internasional. Qassem juga mendesak para mediator untuk memantau perilaku Israel secara ketat dan memperingatkan adanya upaya “restrukturisasi blokade dalam bentuk lain”.

Penyeberangan Rafah mulai beroperasi secara terbatas dari sisi Palestina pada Ahad pagi, setelah hampir satu setengah tahun mengalami penutupan hampir total.

Pejabat media Uni Eropa di Yerusalem, Shadi Othman, mengatakan penyeberangan tersebut dibuka dalam skema uji coba untuk memfasilitasi pergerakan warga Palestina dari dan menuju Jalur Gaza.

Dalam wawancara dengan Radio Voice of Palestine, Othman menyebut tujuan utama pada tahap awal ini adalah memastikan penyeberangan Rafah tetap terbuka dua arah dan memungkinkan warga melintas dengan lancar.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler