Pemerintah Iran memberikan sinyal positif terkait keamanan pelintasan kapal milik Pertamina di Selat Hormuz. Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri pada Sabtu berdasarkan hasil koordinasi antara Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Tehran dengan otoritas terkait di Iran.
Menurut keterangan tersebut, Iran mempertimbangkan aspek keamanan bagi kapal-kapal Pertamina yang melintasi jalur strategis tersebut, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Meski demikian, pelintasan kapal masih memerlukan kesiapan teknis dari pihak Pertamina. Beberapa hal yang perlu dipastikan antara lain perlindungan asuransi serta kesiapan awak kapal sebelum tindak lanjut atas respons Iran dilakukan.
Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Tehran menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keamanan pelayaran kapal Pertamina di Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia yang kerap menjadi titik rawan dalam konflik di kawasan Timur Tengah.


