spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Thursday, March 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaIran tolak proposal AS, ajukan 5 syarat untuk akhiri perang

Iran tolak proposal AS, ajukan 5 syarat untuk akhiri perang

Iran menolak proposal Amerika Serikat untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung, dan menegaskan bahwa penghentian konflik hanya akan dilakukan sesuai dengan syarat dan waktu yang ditentukan oleh Teheran.

Seorang pejabat senior politik-keamanan Iran, seperti dikutip media pemerintah Press TV pada Rabu, mengatakan bahwa Iran tidak akan membiarkan Presiden AS, Donald Trump, menentukan kapan perang berakhir.

“Iran akan mengakhiri perang ketika kami memutuskan, dan ketika seluruh syarat kami terpenuhi,” ujar pejabat tersebut. Ia menegaskan bahwa Iran akan terus melanjutkan operasi pertahanan dan memberikan “pukulan berat” kepada pihak lawan hingga tuntutannya dipenuhi.

Menurut pejabat itu, Washington saat ini berupaya membuka jalur negosiasi melalui berbagai saluran diplomatik. Namun, proposal yang diajukan dinilai Iran sebagai “berlebihan” dan tidak mencerminkan realitas di lapangan, termasuk apa yang disebut sebagai kegagalan militer AS.

Iran juga membandingkan upaya tersebut dengan dua putaran perundingan sebelumnya pada musim semi dan musim dingin 2025, yang disebut sebagai upaya menyesatkan. Dalam kedua kasus itu, AS dinilai tidak memiliki niat serius untuk berdialog dan justru melanjutkan aksi militer terhadap Iran.

Proposal terbaru yang disampaikan melalui perantara regional disebut Teheran sebagai taktik untuk meningkatkan ketegangan, sehingga ditolak.

Lima syarat Iran untuk akhiri perang

Pejabat tersebut mengungkapkan lima syarat utama Iran untuk mengakhiri konflik, yaitu:

  1. Penghentian penuh segala bentuk “agresi dan pembunuhan” oleh pihak lawan.
  2. Adanya mekanisme konkret untuk menjamin perang tidak kembali terjadi terhadap Iran.
  3. Pembayaran ganti rugi perang secara jelas dan terjamin.
  4. Penghentian konflik di seluruh front, termasuk kelompok “perlawanan” di kawasan.
  5. Pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz sebagai hak sah yang juga menjadi jaminan pelaksanaan komitmen pihak lain.

Syarat-syarat tersebut disebut sebagai tambahan dari tuntutan yang sebelumnya telah diajukan Iran dalam perundingan di Jenewa, beberapa hari sebelum serangan baru oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Iran menyatakan kepada para mediator bahwa gencatan senjata hanya dapat terjadi jika seluruh syarat tersebut diterima.

“Tidak akan ada negosiasi sebelum itu,” tegas pejabat tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa operasi militer Iran akan terus berlangsung hingga seluruh ketentuan tersebut dipenuhi.

“Perang akan berakhir ketika Iran memutuskan, bukan ketika Trump menginginkannya,” ujarnya.

 

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler