spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Wednesday, February 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaMasyarakat Turki minta tentara IDF berkewarganegaraan ganda ditangkap

Masyarakat Turki minta tentara IDF berkewarganegaraan ganda ditangkap

Laporan tersebut menyebutkan 112 tentara IDF juga memiliki kewarganegaraan Turki, angka yang memicu kemarahan sejumlah tokoh politik serta kelompok masyarakat sipil di Ankara

Sejumlah kelompok masyarakat di Turki menyerukan penangkapan seorang tentara Israel Defense Forces (IDF) yang memiliki kewarganegaraan ganda setelah laporan militer Israel mengungkap adanya ratusan tentara yang juga memegang paspor Turki.

Dikutip dari ynetnews.com, para aktivis mempublikasikan data pribadi tentara tersebut secara daring dan mendesak jaksa untuk menjeratnya dengan hukum terkait genosida.

Tentara perempuan tersebut, yang saat ini berada di Istanbul, menjadi sasaran kampanye publik setelah laporan internal IDF menunjukkan bahwa ribuan personel militernya memiliki kewarganegaraan ganda, termasuk warga yang memegang paspor Turki. Kampanye itu diluncurkan oleh sejumlah kelompok Islamis berbasis di Ankara.

Dalam beberapa hari terakhir, unggahan yang beredar luas di media sosial Turki dengan tajuk “Urgent” menyebutnya sebagai “tentara Zionis berkewarganegaraan ganda” yang tengah berada di Istanbul. Unggahan tersebut menampilkan kembali foto-foto dari akun Instagram publik miliknya yang diklaim menunjukkan keterlibatannya dalam dinas militer Israel serta dukungannya terhadap operasi militer sejak 7 Oktober 2023.

Para penggagas kampanye mendesak aparat penegak hukum Turki untuk segera mengambil tindakan. Mereka juga merujuk pada berkas penyelidikan yang disebut telah dibuka di Kantor Kepala Jaksa Penuntut Umum Istanbul. Pengaduan tersebut meminta jaksa meninjau kasus ini berdasarkan Pasal 76 dan 77 KUHP Turki, yang mengatur kejahatan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pesan-pesan kampanye juga memuat retorika keras terhadap warga negara ganda yang bertugas di militer Israel, menyerukan agar “setiap dari mereka diungkap” dan dibawa ke pengadilan.

Kontroversi semakin memanas setelah IDF merilis data kewarganegaraan ganda sebagai tanggapan atas permintaan keterbukaan informasi. Laporan tersebut menyebutkan bahwa 112 tentara Israel yang masih aktif bertugas juga memiliki kewarganegaraan Turki, angka yang memicu kemarahan sejumlah tokoh politik serta kelompok masyarakat sipil di Ankara.

Secara lebih luas, laporan IDF mengungkap skala besar fenomena kewarganegaraan ganda di tubuh militernya. Tercatat sebanyak 50.632 tentara memiliki setidaknya satu kewarganegaraan tambahan selain Israel. Dari jumlah tersebut, 4.440 personel memiliki dua kewarganegaraan asing, sementara 162 lainnya bahkan memegang tiga kewarganegaraan tambahan di luar kewarganegaraan Israel.

Surya Fachrizal
Surya Fachrizal
Pimred Gaza Media, co-founder Timteng Podcast
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler