Thursday, February 5, 2026
HomeBeritaNetanyahu: Otoritas Palestina tak akan terlibat dalam pemerintahan Gaza pascaperang

Netanyahu: Otoritas Palestina tak akan terlibat dalam pemerintahan Gaza pascaperang

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kepada utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff, bahwa Otoritas Palestina (Palestinian Authority/PA) yang berbasis di Ramallah tidak akan dilibatkan “dalam bentuk apa pun” dalam pemerintahan Jalur Gaza setelah perang.

“Perdana Menteri menegaskan bahwa Otoritas Palestina tidak akan terlibat dalam pengelolaan Jalur Gaza dengan cara apa pun,” demikian pernyataan kantor Netanyahu seusai pertemuan di Yerusalem pada Selasa (waktu setempat).

Di bawah rencana gencatan senjata Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump dan mengakhiri perang selama dua tahun di wilayah Palestina tersebut, peran Otoritas Palestina dalam tata kelola Gaza pascaperang belum dijelaskan secara tegas.

Sebagai solusi sementara, dibentuk Komite Nasional Teknis untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) yang bertugas mengelola urusan sehari-hari hingga Otoritas Palestina menyelesaikan program reformasi.

Witkoff mengadakan pertemuan dengan Netanyahu dalam kunjungan yang berlangsung setelah dibukanya kembali perlintasan Rafah antara Gaza dan Mesir. Pertemuan ini merupakan yang kedua bagi keduanya dalam kurun waktu kurang dari dua pekan.

Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu juga “kembali menegaskan tuntutan yang tidak dapat ditawar mengenai perlucutan senjata Hamas, demiliterisasi Jalur Gaza, serta pemenuhan seluruh tujuan perang sebelum proses rekonstruksi Gaza dimulai,” menurut pernyataan kantornya.

Israel selama ini bersikeras bahwa baik Hamas maupun Otoritas Palestina tidak boleh terlibat dalam pemerintahan Gaza pascaperang.

Pada Senin, kantor Netanyahu juga mempersoalkan penggunaan simbol Otoritas Palestina dalam logo NCAG, yang dinilai menunjukkan keterkaitan antara kedua entitas tersebut.

“Israel tidak akan menerima penggunaan simbol Otoritas Palestina. Otoritas Palestina tidak akan memiliki peran apa pun dalam administrasi Gaza,” bunyi pernyataan kantor Netanyahu.

Menanggapi hal tersebut, NCAG dalam unggahan di platform X pada Selasa menyatakan bahwa pihaknya “masih menguji berbagai konsep visual” dan desain logo dapat berubah. NCAG menegaskan fokus utamanya adalah bantuan kemanusiaan, administrasi sipil, pemulihan, serta mewujudkan masa depan Gaza yang layak huni.

“Hal itulah yang seharusnya menjadi fokus utama,” tulis NCAG.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler