Friday, January 2, 2026
HomeBeritaPresiden Somaliland akan kunjungi Israel

Presiden Somaliland akan kunjungi Israel

Presiden negara pecahan Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, berencana melakukan kunjungan resmi ke Israel pada akhir bulan ini. Dalam kunjungan tersebut, ia disebut akan bergabung dengan perjanjian normalisasi kontroversial Abraham Accords. Hal itu dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Israel, Kan, pada Rabu (waktu setempat).

“Menurut sumber-sumber di Somaliland, presiden berniat secara resmi bergabung dengan Abraham Accords selama kunjungannya ke Israel,” demikian laporan Kan.

Abraham Accords merupakan perjanjian normalisasi hubungan yang ditandatangani pada 2020 antara Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain atas dukungan Amerika Serikat. Maroko kemudian turut bergabung dalam kesepakatan tersebut. Perjanjian ini menuai penolakan luas di dunia Arab dan dipandang oleh warga Palestina sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan mereka.

Israel secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka pada 26 Desember lalu. Somaliland telah memerintah sendiri secara de facto sejak 1991, namun hingga kini belum diakui oleh negara lain. Pengakuan Israel tersebut memicu kecaman dan kritik luas dari komunitas internasional.

Sejumlah laporan juga menyebutkan kemungkinan Israel membangun pangkalan militer di wilayah Somaliland, yang terletak di utara Somalia dan memiliki posisi strategis di Teluk Aden.

Pemerintah Somalia dengan tegas mengecam pengakuan Israel terhadap Somaliland sebagai negara terpisah. Somalia menegaskan kembali komitmennya terhadap keutuhan wilayah yang disebutnya sebagai “tidak dapat ditawar”.

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengatakan kepada Al Jazeera pekan ini bahwa Somaliland telah lama menjalin hubungan rahasia dengan Israel sebelum pengakuan tersebut. Ia juga menuduh Somaliland berencana menyetujui permintaan Israel untuk menampung warga Palestina yang dipaksa mengungsi dari Jalur Gaza.

Tuduhan tersebut dibantah oleh pihak Somaliland. Pada Kamis, pemerintah Somaliland menyatakan bahwa hubungannya dengan Israel bersifat “murni diplomatik” dan dijalankan dengan “penghormatan penuh terhadap hukum internasional”.

Kan melaporkan bahwa selama berada di Israel, Abdullahi akan menandatangani sejumlah perjanjian bilateral tambahan yang mencakup berbagai bidang, antara lain pertanian, pertambangan, minyak, keamanan, infrastruktur, dan pariwisata.

Media tersebut juga menyebut bahwa Presiden Somaliland sebelumnya telah melakukan kunjungan rahasia ke Israel.

Kan tidak merinci tanggal pasti kunjungan tersebut, namun memperkirakan akan berlangsung pada pekan kedua Januari.

Sementara itu, Liga Arab menyebut pengakuan Israel terhadap Somaliland sebagai langkah yang “mengancam perdamaian dan keamanan internasional”. Liga Arab menegaskan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan ambisi Israel untuk mengejar agenda politik, keamanan, dan ekonomi yang “secara tegas ditolak”.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler