HomeBeritaSerangan Israel di Gaza Tewaskan Delapan Orang, Termasuk Lima Polisi dan Seorang...

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Delapan Orang, Termasuk Lima Polisi dan Seorang Anak

GAZA CITY — Serangan Israel di Jalur Gaza pada Minggu (1/11/2026) menewaskan sedikitnya delapan warga Palestina, termasuk seorang bocah laki-laki berusia empat tahun, menurut sumber rumah sakit. Lima di antaranya polisi yang tewas di Khan Younis, sedangkan tiga lainnya meninggal di Gaza City. Serangan terjadi lebih dari setahun setelah gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat berlaku pada Oktober 2025. Militer Israel menyatakan sasarannya adalah anggota kelompok bersenjata.

Lima polisi tewas di Al-Mawasi

Serangan pesawat nirawak menewaskan lima polisi di kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, Gaza selatan. Kementerian Dalam Negeri Gaza, yang dikelola Hamas, menyebut kelima korban tengah menjalankan tugas rutin. Usia mereka antara 23 dan 53 tahun. At least eight Palestinians killed in Israeli attacks across Gaza +2

Warga setempat mengatakan serangan itu terjadi di dekat sekolah dan membuat murid-murid panik. Kementerian menyebut sedikitnya 75 polisi dan personel keamanan tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata. Hamas mengecam serangan itu sebagai kejahatan perang yang disengaja.

Tiga korban di Gaza City

Di Gaza City, tiga orang tewas dalam serangan terpisah. Petugas rumah sakit menyebut salah satu korban adalah anak laki-laki. Ali Oweis, yang putra dan cucunya tewas, mengatakan kepada AFP bahwa keduanya sedang berada di dalam tenda saat rudal menghantam. “Tidak ada gencatan senjata, perang masih berlangsung,” ujarnya, sebagaimana dikutip AFP pada Minggu. Keterangan ini belum diverifikasi secara independen.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan total 10 warga Palestina tewas di seluruh Jalur Gaza sejak dini hari Minggu. Perbedaan angka ini belum dapat dijelaskan dari sumber yang tersedia. yahoo

Israel: sasaran adalah militan

Militer Israel menyatakan telah menyerang beberapa anggota kelompok bersenjata di utara dan selatan Gaza. Kepada AFP, militer menyebut menargetkan satu “teroris” di Gaza selatan dan sejumlah lainnya di utara, dan masih memeriksa hasil serangan. Militer tidak segera berkomentar soal serangan di Gaza City.

Israel menuduh Hamas membangun kembali kekuatan dan melancarkan serangan yang melanggar gencatan senjata. Hamas membantah dan balik menuduh Israel merusak kesepakatan damai. Kedua versi tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Korban sejak gencatan senjata

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan pada 31 Oktober bahwa 1.580 orang tewas dan 5.711 terluka sejak gencatan senjata. Total korban tewas sejak 7 Oktober 2023 mencapai 74.594 orang, dengan 175.834 luka-luka. PBB menilai data kementerian tersebut dapat diandalkan. Israel menyatakan empat tentaranya tewas sejak gencatan senjata.

Perang bermula dari serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Menurut data Israel, serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Menurut Reuters, perundingan tahap berikutnya masih buntu soal pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel.

News Australia (2/11/2026); Anadolu Agency/A News (1/11/2026); dpa/Wafa via Yahoo News (1/11/2026); Palestine Chronicle (1/11/2026); IBTimes UK (1/11/2026), mengutip AFP dan Reuters; ASEAN Now (1/11/2026); Palestinian Information Center, laporan Kementerian Kesehatan Gaza (31/10/2026).

ARTIKEL TERKAIT

Terkini