HomeBaitul MaqdisSerangan Israel di Gaza Tewaskan Tiga Warga Palestina, Termasuk Seorang Anak

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Tiga Warga Palestina, Termasuk Seorang Anak

GAZA CITY — Serangan pasukan Israel di sejumlah wilayah Jalur Gaza menewaskan tiga warga Palestina, termasuk seorang anak, pada Senin (21/9/2026) waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah gencatan senjata yang telah berlaku hampir setahun namun belum diikuti penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Korban anak yang tewas diketahui bernama Ismail al-Bardawil. Ia ditembak pasukan Israel di zona yang disebut sebagai kawasan “aman” al-Mawasi, Gaza selatan. Informasi ini disampaikan sumber di Kompleks Medis Nasser kepada Al Jazeera.

Tiga Korban Jiwa dalam Insiden Terpisah

Selain kematian Ismail al-Bardawil, seorang pria di Jabalia, Gaza utara, meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya dari serangan pasukan Israel. Di Deir el-Balah, Gaza tengah, seorang perempuan turut tewas setelah pasukan Israel melepaskan tembakan.

Ketiga korban tewas tersebut merupakan bagian dari rangkaian insiden penembakan yang terjadi di beberapa wilayah Gaza pada hari yang sama.

Belasan Warga Terluka Akibat Tembakan dan Artileri

Sembilan warga Palestina lainnya dilaporkan terluka akibat tembakan pasukan Israel di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah, dan Kota Khan Younis, Gaza selatan. Kantor berita Anadolu melaporkan dua perempuan dan seorang anak berada di antara korban luka tersebut.

Di Jabalia al-Balad, Gaza utara, seorang perempuan mengalami luka kritis setelah pasukan Israel membuka tembakan di sisi timur kamp pengungsi Jabalia, menurut laporan Al Jazeera Arabic. Saksi mata juga melaporkan tembakan tank berat dan pengeboman di kawasan Shakoush, utara Rafah.

Anadolu turut melaporkan tiga warga Palestina, termasuk seorang perempuan, tertembak ketika pasukan Israel membuka tembakan ke arah kawasan permukiman Hamad City di utara Khan Younis. Dua warga lainnya terluka akibat serpihan peluru artileri di lingkungan al-Amal, Khan Younis tengah.

Gencatan Senjata Belum Diikuti Penarikan Pasukan

Perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas ditandatangani pada Oktober 2025. Namun hingga kini, belum ada penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, dan serangan terhadap warga Palestina terus berlangsung meski perjanjian tersebut berlaku.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat 1.394 warga tewas dan 4.839 lainnya terluka sejak gencatan senjata mulai diberlakukan. Sementara itu, total korban tewas sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023 tercatat mencapai 73.914 jiwa, menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip Al Jazeera.

Insiden penembakan dan serangan terhadap warga sipil di kawasan-kawasan yang semestinya berada dalam status gencatan senjata masih menjadi sorotan sejumlah lembaga kemanusiaan internasional, yang menilai implementasi perjanjian tersebut belum sepenuhnya melindungi warga sipil Gaza.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini