GAZA – Serangan udara Israel menghantam sebuah gedung apartemen di Kota Gaza, Sabtu (3/10) dini hari. Lima warga Palestina tewas dalam serangan itu di mana empat di antaranya merupakan perempuan.
Di antara korban terdapat Maisa Abu Dawoud dan putrinya, Mary, yang merupakan warga Palestina beragama Kristen. Keduanya tewas setelah apartemen tempat mereka berada dihantam serangan dan terbakar.
Dikutip dari Anadolu melaporkan, serangan tersebut menghancurkan bagian gedung apartemen dan memicu kebakaran.
Militer Israel pada Sabtu menyatakan telah melakukan serangan terhadap sebuah apartemen di Gaza dengan tujuan menewaskan Ali al-Amoudi. Sumber Hamas menyebut al-Amoudi sebagai pimpinan kantor politik Hamas di Gaza.
Namun, belum dipastikan apakah serangan yang ditujukan kepada al-Amoudi merupakan serangan yang sama dengan yang menewaskan lima warga Palestina tersebut. Militer Israel masih meninjau hasil serangan, sementara Hamas belum memberikan keterangan mengenai klaim tersebut.
Warga Panik dan Evakuasi Korban
Serangan tersebut terjadi ketika warga sedang tidur. Ledakan membuat penghuni sekitar panik dan berusaha menyelamatkan korban dari reruntuhan.
Saksi mata Ahmed al-Dahdouh mengatakan warga mendengar rentetan serangan dan ledakan keras sebelum anak-anak berlarian keluar rumah.
“Kami sedang tidur dan tiba-tiba mendengar serangan bertubi-tubi serta ledakan keras. Anak-anak terbangun dengan kaget lalu berlari dan berteriak,” kata Ahmed.
Ia mengatakan warga kemudian menemukan rumah mereka telah terkena serangan. Para korban ditemukan di antara reruntuhan dan dievakuasi oleh warga.


