Tuesday, February 10, 2026
HomeBeritaSerangan udara Israel di Lebanon Selatan tewaskan 3 orang, termasuk bocah

Serangan udara Israel di Lebanon Selatan tewaskan 3 orang, termasuk bocah

Tiga orang, termasuk seorang anak, tewas akibat serangan udara Israel di wilayah Lebanon selatan pada Senin, dalam insiden yang disebut sebagai pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak akhir 2024, menurut laporan media Lebanon.

Kantor Berita Nasional Lebanon (National News Agency/NNA) melaporkan bahwa serangan tersebut menyasar sebuah kendaraan di pusat Kota Yanooh, Distrik Tyre.

Sejak gencatan senjata November 2024 diberlakukan, pelanggaran yang dilakukan Israel telah menyebabkan ratusan warga Lebanon tewas dan luka-luka. Israel juga masih menduduki lima titik perbukitan strategis di wilayah Lebanon yang direbut dalam perang terbaru, selain sejumlah wilayah lain yang telah diduduki selama puluhan tahun.

Israel memulai operasi militernya terhadap Lebanon pada Oktober 2023 dan meningkatkan eskalasi menjadi perang skala penuh pada September 2024. Konflik tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 lainnya.

Pejabat Lebanon berulang kali menyerukan tekanan internasional terhadap Tel Aviv agar menghentikan serangan dan mematuhi ketentuan gencatan senjata. Di sisi lain, kelompok Hizbullah telah menegaskan komitmennya terhadap gencatan senjata tersebut serta menuntut penarikan pasukan Israel dari wilayah-wilayah yang diduduki selama perang terakhir

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler