Gaza

Hamas: Kekacauan Internal Zionist, Momentum Faksi Pejuang untuk Bersatu

GAZAMEDIA, GAZA – Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh menekankan perlunya menyatukan berbagai front pejuang untuk menghadapi penjajah, Sabtu (25/6/2022).

Dalam pidatonya selama sesi pembukaan Konferensi Nasional Islam, Haniyeh mengatakan: “Pihak musuh pernah melakukan manuver penyerangan selama 30 hari yang disebut paling berbahaya dan terbesar dalam sejarah untuk menghadapi sulitnya perang tundukkan 6 front pejuang Palestina, jadi kami menekankan perlunya persatuan ini lagi ke depannya.”

Haniyeh menekankan perlunya koordinasi antara front dan tidak membiarkan musuh mendikte pertempuran di masa mendatang.

Musuh (“Israel”) hari ini terlalu lemah untuk menghadap masa depan, dan waktu kemenangan bagi mereka sudah berakhir. [ml/ofr]

Haniyeh Ungkap Strategi Baru Palestina Hadapi “Israel” Penjajah

GAZAMEDIA, GAZA – Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh menyerukan untuk membangun visi strategis baru bagi masa depan Palestina. Di sisi lain, Perdana Menteri “Israel”, Naftali Bennett menyatakan “pemerintahnya” telah mengubah kebijakan dan strategi baru pula dalam menangani pejuang Hamas, Ahad (19/6/2022).

“Pejuang Gaza dan Tepi Barat adalah kubah baja yang terus berjuang melindungi para tahanan, Kota Al-Quds, dan wilayah Tepi Barat”, tutur Haniyeh saat menghadiri Konferensi Kedaulatan Palestina yang diselenggarakan oleh Universitas Ummah di Gaza

“Membangun aliansi strategis, menolak normalisasi dengan penjajah, semarakkan solidaritas Palestina bebaskan Al-Aqsha adalah tujuan utama. Setelah visi ini selaras, maka persatuan rakyat Palestina; kesepakatan strategi bersama mengatasi keadaan perpecahan internal; dan membangun front perjuangan nasional akan menjadi titik balik kemenangan rakyat mengalahkan penjajah”, kata Haniyah.

Di sisi lain, Perdana Menteri “Israel”, Naftali Bennett menyatakan bahwa sejak pembentukan pemerintahannya, kebijakannya terhadap pejuang Hamas telah berubah, antara lain, dan beralih dari kebijakan menahan tembakan roket ke “Israel” menjadi kebijakan tanpa toleransi mutlak, artinya nihil belum menemukan solusi.

Pernyataan Bennett muncul sehari setelah agresi bombardir yang dilakukan pesawat tempur Zionist target lokasi pos tempur pejuang Hamas di Jalur Gaza. [ml/ofr]

Pejuang Palestina Tengah Pelajari Drone Mata-mata Canggih “Israel” yang Jatuh di Jalur Gaza

GAZAMEDIA, GAZA – Surat kabar Ibrani, Yedioth Ahronoth mengungkapkan jatuhnya drone mata-mata “Israel” di Jalur Gaza Utara pada Sabtu siang (18/6/2022).

“Drone canggih yang dilengkapi alat pemantauan dengan total biaya hingga 2 juta shekel ini diyakini menjadi alasan untuk melarikan diri dari platform darat dan jatuh.”

Pimpinan Divisi Pejuang Gaza memutuskan untuk menurunkan balon observasi di sekitar Jalur Gaza sehari sebelum drone “Israel” rusak karena angin kencang yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir, tetapi tentara pejuang menyebabkan jatuhnya salah satu dari manuver tersebut telah gagal.

Secara rinci, surat kabar itu menjelaskan, kabel yang terhubung ke balon terputus sekitar pukul 1 siang, setelah melewati tiang listrik di dalam perbatasan Jalur Gaza, karena pasukan ‘Israel’ tidak dapat mencapai lokasi puing bekas pemboman selama setengah jam.

Pasukan penjajah mencoba memanggil derek ke lokasi hancurnya drone mata-mata tetapi Brigade Al Qassam berhasil merebut sisa drone canggih tersebut dan membawanya jauh ke Jalur Gaza untuk melakukan studi duplikat drone kaliber mata

Drone mata-mata ini memiliki kamera yang diproduksi oleh perusahaan ‘Israelm diklaim sebagai kualitas kamera terbaik di tingkat dunia yang mampu jangka jarak 5 km, dengan akurasi tinggi, kontrol intelijen atas wilayah yang mengungguli kinerja pesawat pengintai, mengingat keberadaan balon 24 jam hingga seminggu.

Balon ini termasuk kamera termal canggih yang mampu merekam dalam kondisi suhu ekstrim antara 60 derajat Celcius dan minus 35 derajat, dan balon dapat menahan angin hingga 40 km per jam. [as/nb]

Persiapan Tempur, Prajurit Brigade Al-Quds Mulai Latihan Militer

GAZAMEDIA, GAZA – Brigade Al-Quds, sayap militer pejuang Jihad Islam memulai latihan uji kesiapan tempur prajuritnya di Jalur Gaza, Sabtu ( 18/6/2022)

Al-Saraya pimpinan prajurit mengatakan, “manuver itu akan melibatkan partisipasi formasi militer terutama unit rudal dan artileri dengan mensimulasikannya di berbagai operasi lapangan.”

“Manuver itu datang dalam rangka meningkatkan kesiapan tempur dan peralatan perang di masa depan”, Saraya mengungkapakan

Upaya ini datang sebagai konfirmasi dari kami untuk melanjutkan perjalanan menuju kemenangan dan kemerdekaan bagi bangsa Palestina. [ml/ofr]

Faksi Pejuang Gaza Ajak Internasional Dukung Tahanan Palestina di Penjara “Israel”

GAZAMEDIA, GAZA – Faksi Pejuang Palestina di Jalur Gaza menegaskan dukungan penuh dan berdiri di samping para tahanan terutama aksi mogok makan. Menetapkam bertanggung jawab penuh atas kehidupan para tahanan yang mogok, Senin (13/6/2022).

Dalam sebuah pernyataan pers setelah pertemuan darurat faksi pejuang meminta berbagai pihak dan badan-badan hak asasi manusia untuk mengambil tindakan menekan “Israel” serta mengakhiri kebijakan penahanan administratif sepihak.

Selain itu, rakyat Palestina juga diharapkan bersatu beri dukungan kepada para tahanan, mencatat bahwa pihak pejuang akan terus berupaya menindaklanjuti kondisi mereka.

Faksi menganggap Jumat depan sebagai hari kemarahan rakyat untuk meningkatkan konfrontasi dengan tentara penjajah di semua titik pertempuran di Tepi Barat, Al-Quds dan wilayah jajahan lainnya. [ml/ofr]

Al-Qassam: Jika Hasutan Zionist Lukai Sinwar, Bersiaplah ‘Guncangan Hebat’ Segera Menghantui Kalian!

GAZAMEDIA, GAZA – Sayap militer pejuang Hamas, Brigade Al-Qassam balas dengan peringatan tegas hasutan jajaran petinggi Zionist “Israel” yang hendak target dan membunuh pimpinan Hamas di Gaza, Yahya Sinwar dan petinggi lainnya, Sabtu (7/5/2022).

Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida mengatakan, “Kami tegas peringatkan musuh dan para “cecunguk” Zionist, jika kalian melukai saudara kami, Mujahid Sinwar atau salah satu jajaran pimpinan pejuang lainnya, maka kalian mesti siap, ini menjadi indikasi ‘gempa bumi” (serangan besar-besaran) di wilayah penjajah dan ‘cuaca dingin’ (hantui) kalian yang belum pernah terjadi sebelumnya. ”

Abu Ubaida menegaskan bahwa “agresi Saif Al-Quds akan bangkit kembali gentarkan pihak musuh. Siapa pun yang mengusik keputusan ini maka mereka siap menulis bencana dalam sejarah entitas dan melakukan kebodohan yang akan dibayar mahal di masa depan dengan darah dan kehancuran!”.

Patut dicatat bahwa jajaran “pemerintah Zionist Israel” menghasut agar Yahya Sinwar dibunuh pasca operasi Elad terjadi, di mana 3 pemukim ilegal “Yahudi” tewas. Hingga saat ini dinas keamanan Zionist gagal menjangkau para pejuang aksi heroik tersebut. [ml/ofr]

Mufti Al-Quds Palestina Resmi Umumkan 1 Ramadhan Pada Hari Sabtu, 2 April 2022

GAZA MEDIA, PALESTINA – Mufti Al-Quds wilayah Palestina resmi menetapkan hari Jumat (1/4/2022) sebagai akhir bulan Sya’ban dan Sabtu, 2 April 2022 adalah hari pertama bulan suci Ramadhan 1443 H.

Rakyat Palestina sambut bulan suci Ramadhan di tengah agresi penjajah “Israel” yang berkelanjutan menjajah dan menodai tempat suci umat Islam dunia, yaitu masjid Al-Aqsha.

Namun, rakyat Palestina terus berdiri teguh melawan penjajah dengan sejumlah eskalasi gerilya dan menyatukan aksi konfrontasi di beberapa wilayah.

Tahun lalu warga Palestina hadapi militer penjajah yang melancarkan agresi barbar ke Jalur Gaza di hari terakhir bulan Ramadhan, kemudian berhenti setelah faksi perjuangan Gaza membalas sehingga desakan gencatan senjata muncul dari Amerika dan negara tetangga lainnya. [ml/as/ofr]

Faksi Pejuang Gaza Ajak Masyarakat Bantu Nasib Tahanan Palestina di Penjara Israel

GAZAMEDIA, GAZA – Faksi Pasukan Nasional dan Pejuang Islam Gaza mengkonfirmasi tentang peningkatan dukungan mereka untuk para tahanan administratif Palestina di penjara penjajah Israel saat menghadiri acara Palang Merah Kota Gaza, Senin (28/3/2022).

Pejabat Bidang Arsip Komite Tahanan, Awad Al-Sultan mengatakan: ‚ÄúPertempuran para tahanan Palestina melawan sipir Israel belum berakhir meskipun kondisi pertempuran saat ini sedang berbalik, di lain sisi pertempuran lain hadapi entitas “Israel” sudah dimulai.

Sultan menambahkan: “Keadaan saat ini merupakan pilihan terbuka bagi rakyat untuk mengambil segala dukungan dan tindakan bantu para tahanan. Inilah saatnya masyarakat internasional mesti berhenti menerapkan standar ganda dalam menangani masalah Palestina!”.

Pihak komite meminta rakyat Palestina lakukan aksi kampanye solidaritas jangka luas perjuangkan nasib para tahanan administrasi di penjara penjajah. Banyaknya dukungan berikan dampak positif untuk menekan penjajah “Israel” agar menyetujui tuntunan mereka. “Tanggungjawab kita bersama bahwa apa yang telah dilkukan para tahanan adalah masalah penting yang memerlukan dukungan dan kontribusi dari semua pihak untuk menghentikan kebijakan sepihak Israel ini!” Tegas Sultan.

Untuk diketahui, hampir 500 tahanan Palestina kini menjalani penahanan administratif (hukum sepihak) dari peradilan Israel. Mereka terus memboikot pengadilan penjajah selama 87 hari berturut-turut dengan menjalankan aksi mogok makan sebagai tuntutan agar segera dibebaskan. [ml/as/ofr]

Hamas Beri Ancaman Serius ke Penjajah Jika Pemukiman Ilegal Yahudi di Al-Quds Terus Berlanjut

GAZAMEDIA, PALESTINA – Hamas memperingatkan dampak dari persetujuan ‘Israel’ untuk membangun ratusan unit pemukiman baru di kota Yerusalem yang terjajah. Kamis (24/3/2022).

Juru bicara Hamas, Abdel Latif al-Qanou mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Persetujuan ‘Israel’ atas pembangunan 1.200 unit pemukiman di Yerusalem adalah agresi baru terhadap tanah suci kami, dan kami memperingatkan akibatnya.”

Dia menambahkan, “Rakyat kami tidak akan tinggal diam di depan penyusupan pemukiman mereka yang terus berlanjut, di tengah keheningan dan kelambanan regional dan internasional.”

Al-Qanoua menyatakan bahwa keputusan ini sekali lagi mengungkapkan sifat mentalitas Zionis yang berkuasa, yang mengabaikan semua hukum dan norma internasional, dan menempatkan Liga Negara-negara Arab dan komunitas internasional di atas tanggung jawab mereka untuk mengkriminalisasi tindakan ini. [ml/as/terj. af]

Faksi Perjuangan Gaza Satukan Aksi Peringati Hari Tanah Kelahiran Palestina

GAZAMEDIA, GAZA – Wakil ketua Komisi Nasional Dukungan Rakyat Palestina, Maher Mezher mengumumkan sejumlah faksi perjuangan serukan aksi persatuan peringati Hari Tanah Palestina pada tanggal 30 Maret ini dengan perhelatan akbar di perbatasan Jalur Gaza, Senin (21/3).

Mezher menyatakan kepada pers, selain di Gaza acara tersebut bersamaan juga diadakan di Tepi Barat, Al-Quds, wilayah terjajah pada tahun 1948 dan kepada para diaspora di luar negeri untuk turut memaksimalkan momen tersebut.

Ia berkata, “Dua acara utama akan diadakan, yang pertama pada tanggal 26 bulan ini di situs Malika Gaza Timur yang bertepatan dengan kegiatan Komite Tindak Lanjut Tinggi di Naqab Tepi Barat. Dan yang kedua hari puncak diadakan pada tanggal 30 Maret di pelabuhan Gaza bersamaan dengan acara pendukung di Araba al-Batouf, Jalur Gaza”. [ml/as/terj.af]