spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Saturday, February 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBerita51 pelajar perempuan Iran tewas dalam serangan AS

51 pelajar perempuan Iran tewas dalam serangan AS

Sedikitnya 51 anak perempuan tewas dalam serangan udara yang menghantam sebuah sekolah dasar di Iran selatan, menurut otoritas setempat, ketika Amerika Serikat dan Israel meningkatkan serangan mereka terhadap negara tersebut.

Serangan pada Sabtu pagi itu menghantam Sekolah Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan. Para korban berusia antara tujuh hingga 12 tahun, menurut kantor berita Iran Tasnim dan Fars.

Serangan udara tersebut menyebabkan banyak siswa terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Saat serangan terjadi, terdapat sekitar 170 siswi di dalam sekolah. Hingga kini, sedikitnya 45 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.

“Dalam serangan rudal Israel pagi ini (Sabtu) terhadap sekolah dasar perempuan di Kabupaten Minab, sejauh ini 51 siswi tewas dan 60 lainnya terluka,” kata gubernur setempat, sebagaimana dikutip media pemerintah.

Rekaman yang diunggah akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran memperlihatkan warga menggali puing-puing bangunan sekolah. Asap terlihat membumbung dari bangunan sekitar, sementara sebuah mobil tampak hancur di jalan. Sejumlah orang terdengar berteriak dan menangis, sementara lainnya tampak syok.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengecam serangan tersebut melalui platform X dan menyatakan bahwa kematian anak-anak itu “tidak akan dibiarkan tanpa balasan”.

“Bangunan yang hancur itu adalah sekolah dasar khusus perempuan di Iran selatan. Dibom di siang bolong, saat dipenuhi murid-murid kecil,” tulisnya.

“Puluhan anak tak berdosa telah dibunuh di lokasi ini saja.”

Serangan Meluas ke Berbagai Kota

Serangan AS dan Israel juga dilaporkan menargetkan Teheran secara intensif. Ledakan menggema di ibu kota saat warga Iran bersiap memulai hari kerja pada awal pekan, sebelum kemudian serangan meluas ke berbagai wilayah.

Serangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah kota lain, termasuk kota suci Qom, Karaj, Isfahan, dan Kermanshah.

Media Iran belum merilis jumlah korban tewas secara keseluruhan. Namun, Reuters melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah dipindahkan ke “lokasi aman”.

Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan gabungan tersebut bertujuan “menghilangkan ancaman yang akan segera datang dari rezim Iran”.

“Beberapa saat lalu, militer AS memulai operasi tempur besar di Iran. Tujuan kami adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” ujarnya.

Trump juga menyampaikan sejumlah klaim tanpa menyertakan bukti konkret, termasuk bahwa Washington tidak akan mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir.

“Kami akan menghancurkan angkatan laut mereka. Kami akan memastikan proksi ‘teroris’ di kawasan tidak lagi bisa mengacaukan stabilitas regional maupun global.”

“Kami akan memastikan Iran tidak mendapatkan senjata nuklir. Pesannya sangat sederhana,” katanya.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler