spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Wednesday, March 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaAl-Azhar desak Iran hentikan serangan ke negara-negara Teluk

Al-Azhar desak Iran hentikan serangan ke negara-negara Teluk

Al-Azhar menyerukan kepada Iran agar segera menghentikan serangan terhadap sejumlah negara Arab dan Islam tanpa syarat. Seruan itu disampaikan menyusul apa yang disebut Al-Azhar sebagai tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan.

Dalam pernyataan yang dirilis Selasa (17/3), Al-Azhar mengecam keras berlanjutnya serangan Iran terhadap negara-negara tetangganya. Negara yang disebut menjadi sasaran mencakup negara-negara Teluk, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, serta Oman.

Selain itu, sejumlah negara di kawasan juga disebut terdampak, termasuk Yordania, Irak, Turki, dan Azerbaijan.

Al-Azhar menilai Iran, sebagai negara tetangga sekaligus negara mayoritas Muslim, seharusnya mengambil keputusan segera sesuai dengan nilai-nilai Islam untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara Arab dan Islam, serta menghormati kedaulatan dan wilayah mereka.

Menurut lembaga tersebut, serangan terhadap kawasan permukiman, bandara, rumah sakit, dan fasilitas energi di negara yang tidak terlibat konflik merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Tindakan tersebut juga dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam yang menekankan perlindungan terhadap jiwa manusia dan harta benda.

Peringatan eskalasi konflik

Al-Azhar juga memperingatkan bahwa serangan tersebut berpotensi memperluas konflik di kawasan. Lembaga itu mendesak Iran menghentikan operasi militer terhadap negara-negara Teluk dan menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.

Pada saat yang sama, Al-Azhar menyerukan upaya serius untuk mengakhiri krisis demi melindungi warga sipil dan menjaga stabilitas kawasan, dengan menjunjung prinsip syariah Islam, hukum internasional, dan kedaulatan negara.

Lembaga tersebut juga meminta komunitas internasional mengambil tanggung jawab untuk menghentikan perang, mengedepankan dialog, serta mencegah meluasnya konflik demi menjaga keamanan regional dan melindungi warga sipil.

Al-Azhar turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban di negara-negara yang terdampak dan menekankan pentingnya menghindarkan masyarakat kawasan dari dampak perang dan konflik.

Serangan sejak akhir Februari

Sejak 28 Februari lalu, sejumlah negara Teluk dilaporkan mengalami serangan rudal dan drone yang diklaim Iran sebagai respons militer terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan sedikitnya 1.332 orang tewas, termasuk 202 anak-anak dan 223 perempuan, serta lebih dari 15.000 orang terluka.

Iran menyatakan bahwa sasaran utamanya adalah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan. Namun, serangan itu juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas sipil di negara-negara Teluk, termasuk bandara, pelabuhan, dan bangunan permukiman.

Negara-negara Teluk yang terdampak telah mengecam serangan tersebut dan menegaskan hak mereka untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu sebagai respons terhadap serangan di wilayah mereka.

  •  
Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler