HomeBeritaSembilan Relawan dan Jurnalis Indonesia Bergabung dalam Misi Global Sumud Flotilla ke...

Sembilan Relawan dan Jurnalis Indonesia Bergabung dalam Misi Global Sumud Flotilla ke Gaza

MARMARIS – Sebanyak sembilan warga negara Indonesia turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 yang berlayar dari Marmaris, Turki, menuju Gaza, Palestina. Mereka bergabung bersama ratusan aktivis dan relawan dari berbagai negara dalam upaya menembus blokade kemanusiaan di Jalur Gaza.

Partisipasi Indonesia dalam misi tersebut difasilitasi oleh Global Peace Convoy Indonesia yang mengirimkan relawan, aktivis, serta jurnalis untuk mengikuti pelayaran kemanusiaan internasional tersebut. Dua jurnalis dari Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, juga ikut dalam rombongan pelayaran menuju Gaza.

Konvoi laut kemanusiaan itu melibatkan sekitar 500 relawan dari lebih dari 30 negara dengan armada mencapai 54 kapal, dan diperkirakan masih akan bertambah. Para peserta membawa bantuan berupa bahan makanan, air bersih, susu formula bayi, obat-obatan, serta kebutuhan mendesak lainnya bagi warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Steering Committee Global Sumud Flotilla, Maimon Herawati, mengatakan jumlah kapal yang ikut dalam pelayaran diperkirakan bertambah setelah sejumlah armada dari Freedom Flotilla Coalition bergabung dalam misi tersebut.

Selain dua jurnalis Indonesia, peserta lain yang turut bergabung dalam misi kemanusiaan tersebut di antaranya Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo. Mereka tersebar di sejumlah kapal yang membawa bantuan menuju Gaza.

Pelayaran dari Marmaris menuju perairan Gaza diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hari dalam kondisi normal. Namun, misi tersebut tetap dibayangi risiko tinggi mengingat sejumlah armada kemanusiaan sebelumnya pernah mengalami intersepsi dan penyerangan oleh militer Israel di perairan internasional.

Meski demikian, para relawan menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan misi kemanusiaan demi menunjukkan solidaritas internasional bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade dan krisis kemanusiaan.(cky)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler