HomeBeritaRudal Iran Hantam Israel Buntut Serangan Mematikan di Beirut Selatan

Rudal Iran Hantam Israel Buntut Serangan Mematikan di Beirut Selatan

Anggota parlemen Iran, Ebrahim Rezaei pada Minggu (7/6) memperingatkan, Teheran berikan respons tegas dengan serangan rudal balistik menghantam wilayah jajahan Israel dini hari tadi buntut serangan udara terbaru Israel yang mentarget pinggiran selatan Beirut Lebanon, menewaskan sedikitnya dua warga sipil dan melukai 11 lainnya.

Dilansir dari Anadolu Agency, Rezaei yang juga menjabat sebagai juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran menyampaikan pernyataan tersebut melalui unggahan di platform media sosial X.

“Kami memberikan respons yang tegas dan menyakitkan terhadap serangan rezim Zionis di Dahiyeh,” tulis Rezaei, merujuk pada kawasan pinggiran selatan Beirut yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah.

Ia juga melontarkan pernyataan keras terhadap Israel dengan mengatakan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut harus “diberi pelajaran dan dikembalikan ke tempatnya”.

Dalam unggahan yang sama, Rezaei turut mengisyaratkan “Lihatlah langit di wilayah pendudukan malam ini.”

Pernyataan tersebut muncul beberapa jam setelah serangan udara Israel menghantam kawasan selatan Beirut. Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan itu menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 11 lainnya.

Perkembangan Terkini Serangan Balasan Iran ke Israel

Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat menyusul serangan balasan yang dilakukan Teheran. Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengklaim sebuah pesawat nirawak MQ-1 ditembak jatuh di Gurun Karbala, Irak.

Di sisi lain, Duta Besar Amerika Serikat untuk Yerusalem menginstruksikan seluruh stafnya untuk tetap berada di rumah dan bersiap menuju ruang perlindungan apabila sirene peringatan serangan berbunyi.

Militer Israel menyatakan para komandan tengah melakukan evaluasi situasi. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa militer siap melancarkan serangan balasan yang kuat setelah mendapat persetujuan dari pimpinan.

Sementara itu, Koordinator Urusan Pemerintah Israel di Wilayah Palestina (COGAT) mengumumkan penutupan seluruh pos perbatasan Jalur Gaza, termasuk Kerem Shalom dan Rafah, hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut diambil menyusul serangan rudal Iran, dengan otoritas Israel menyatakan evaluasi keamanan dan koordinasi dengan komunitas internasional masih terus berlangsung.

Serangan Israel pada Minggu tersebut menjadi serangan pertama terhadap ibu kota Lebanon sejak perpanjangan gencatan senjata pada 3 Juni lalu. Perpanjangan gencatan senjata itu dicapai setelah pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan Lebanon di Washington.

Meski demikian, Israel terus melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah di Lebanon sejak Israel perang dengan Hizbullah pada awal Maret. Sejak 2 Maret, serangan-serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 3.600 warga sipil di Lebanon dan lebih dari 11.000 lainnya terluka.

Sumber: Middle East Monitor/Anadolu Agency

Editor: Gazamedia.net

 

 

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler