HomeBeritaPalestinaDemo Pro-Palestina Tolak Kedatangan Netanyahu di Depan Gedung Putih

Demo Pro-Palestina Tolak Kedatangan Netanyahu di Depan Gedung Putih

Washington, Ratusan demonstran pro-Palestina menggelar aksi di depan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, untuk menolak kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengecam dukungan Amerika Serikat terhadap Israel.

Washington, Ratusan demonstran pro-Palestina menggelar aksi di depan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, untuk menolak kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengecam dukungan Amerika Serikat terhadap Israel.

Para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa sejumlah poster yang menyerukan penghentian bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel. Aksi tersebut berlangsung menjelang pertemuan Netanyahu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Dikutip dari Anadolu, Rabu (29/7).

Sejumlah spanduk yang dibawa massa antara lain bertuliskan “Hentikan mesin perang AS/Israel”, “Bongkar kendali Israel atas Washington”, serta “Hak asasi manusia Palestina juga penting”.

Aksi tersebut menjadi bentuk penolakan masyarakat sipil Amerika Serikat terhadap kebijakan pemerintah Washington terkait konflik Israel-Palestina, khususnya dukungan militer kepada Israel.

Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump pada Selasa untuk membahas sejumlah isu strategis, termasuk hubungan bilateral dan kerja sama keamanan kedua negara. Pertemuan tersebut menjadi pertemuan kedelapan antara Netanyahu dan Trump sejak Trump menjalani masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS.

Setelah pertemuan dengan Trump, Netanyahu dijadwalkan menghadiri acara untuk mengenang mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham, yang dikenal sebagai salah satu pendukung kuat Israel di Amerika Serikat. Politik

Kunjungan Netanyahu berlangsung di tengah kritik internasional terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza. Konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan puluhan ribu warga Palestina tewas dan memicu kecaman dari berbagai pihak terhadap kebijakan Israel serta dukungan Amerika Serikat.

 

ARTIKEL TERKAIT

Terkini