Kantor Media Pemerintah Gaza: 933 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata Oktober 2025, dengan 119 korban hanya di bulan Mei
GAZA CITY — Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025, Israel telah melakukan lebih dari 3.000 pelanggaran. Akibatnya, lebih dari 933 warga Palestina tewas dan 2.868 lainnya terluka. Angka ini menempatkan Mei 2026 sebagai bulan dengan korban jiwa tertinggi sepanjang tahun ini.
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan sedikitnya 119 warga Palestina terbunuh sepanjang Mei, meskipun gencatan senjata secara resmi masih berlaku sejak Oktober 2025. Dalam 24 jam terakhir, tercatat 11 pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di berbagai wilayah Jalur Gaza. Media lokal melaporkan tembakan intensif dari kendaraan militer Israel di wilayah timur Khan Younis dan serangan ke kawasan kamp pengungsian Jabalia di Gaza utara.
Bentuk Pelanggaran: Dari Serangan Udara hingga Penghancuran Permukiman
Pelanggaran yang tercatat mencakup serangan udara, penembakan, penghancuran kawasan permukiman, serta operasi militer di daerah padat penduduk.
Israel juga terus memperluas zona kendalinya di Gaza dengan membangun tanggul tanah di sepanjang “Yellow Line” yang makin melebar dan melakukan pembongkaran rumah-rumah warga setiap malam. Selain itu, sedikitnya 82 warga telah ditahan oleh pasukan Israel sejak gencatan senjata berlaku.
Segera setelah pertukaran tembakan terbaru dengan Iran pada Minggu (7/6), Israel menutup seluruh penyeberangan yang tersisa ke Gaza, sebelum mengumumkan akan membukanya kembali pada Selasa. Penutupan itu semakin memperburuk akses bantuan kemanusiaan yang sudah sangat terbatas.
Perundingan Kairo Belum Hasilkan Perubahan Nyata di Lapangan
Rangkaian pelanggaran ini terjadi bersamaan dengan berlangsungnya perundingan di Kairo antara Hamas, faksi-faksi Palestina lainnya, dan mediator dari Mesir, Qatar, serta Turki. Hamas pada Selasa (9/6) menyatakan bahwa kemajuan telah dicapai dalam pembicaraan tersebut, termasuk penyusunan draf respons bersama atas peta jalan yang diajukan para mediator untuk menyelesaikan implementasi rencana Presiden Trump.
Namun situasi di lapangan belum mencerminkan kemajuan itu. Delapan bulan setelah perjanjian gencatan senjata ditandatangani, kesepakatan itu lebih eksis di atas kertas daripada di kenyataan — dengan ketentuan-ketentuannya yang terus terkikis.
Korban Keseluruhan Dekati 73.000 Jiwa
Secara keseluruhan, jumlah warga Palestina yang tewas sejak Oktober 2023 kini mencapai 72.942 orang, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza. Angka ini belum memperhitungkan korban yang masih terkubur di bawah reruntuhan di berbagai titik di seluruh Jalur Gaza. (IW)

