Wednesday, February 26, 2025
HomeBeritaMenteri permukiman Israel: Kemenangan dalam perang lebih penting daripada pulangkan sandera

Menteri permukiman Israel: Kemenangan dalam perang lebih penting daripada pulangkan sandera

Menteri Permukiman Israel, Orit Stroock, pada Senin malam menyatakan bahwa mencapai kemenangan strategis dalam perang melawan Gaza lebih penting daripada memulangkan para sandera Israel yang ditahan di sana.

Pernyataan Stroock, yang merupakan anggota Partai Zionisme Religius yang dipimpin oleh Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich, disampaikan dalam wawancara dengan Channel 12 Ibrani.

“Kemenangan dalam perang lebih penting daripada mengembalikan sandera terakhir,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Israel harus mengorbankan beberapa sandera demi mencapai kemenangan strategis atas Gaza.

Ia menyebutnya bahwa hal itu adalah konsensus Israel 10 tahun yang lalu.

“Sebelumnya, (pemimpin oposisi) Yair Lapid dan (mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri) Omer Bar-Lev pernah mengusulkan undang-undang yang melarang pembebasan lebih dari satu ‘teroris’ untuk membebaskan seorang sandera. Hari ini, pernyataan seperti itu dianggap ekstrem, padahal kita harus mengembalikan konsensus tersebut,” katanya.

Menteri itu menekankan bahwa terus-menerus membebaskan warga Palestina dan menunjukkan kelemahan hanya akan membuat musuh menyimpulkan bahwa Israel tidak mampu mengambil keputusan.

“Tetapi jika kita menghancurkan Hamas, memastikan sebagian besar warga Palestina keluar dari Gaza, dan menguasainya, itu akan menjadi pesan kuat bagi seluruh Kawasan,” tegasnya.

Sebelumnya, Stroock sudah menyatakan penolakannya terhadap kesepakatan dengan Hamas. Pada Juli lalu, dia bahkan mengancam akan menarik partainya dari pemerintahan.

Namun, Partai Zionisme Religius tidak mundur dari pemerintahan setelah kesepakatan itu ditandatangani.

Smotrich, pemimpin partai tersebut, beralasan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk melanjutkan perang setelah tahap pertama kesepakatan selesai.

Secara resmi, tahap pertama kesepakatan dengan Hamas dijadwalkan berakhir minggu ini. Tetapi, menurut Channel 12 Ibrani, saat ini belum kemajuan signifikan menuju tahap berikutnya.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memperpanjang tahap pertama kesepakatan,” kata saluran tersebut melaporkan pada Senin, mengutip seorang pejabat yang dekat dengan Netanyahu.

Menurut saluran itu, setelah pembebasan 6 sandera Israel pada Sabtu, semua sandera yang masih hidup yang disepakati untuk dibebaskan dalam tahap pertama kini telah kembali.

Diperkirakan, pada hari Kamis, jenazah 4 sandera Israel akan dikembalikan, yang menandai akhir resmi dari tahap pertama kesepakatan, menurut saluran 12.

Hingga pukul 20:40 waktu GMT, Israel masih menghalangi pembebasan sekitar 620 tahanan Palestina yang seharusnya dibebaskan pada Sabtu, setelah Hamas memenuhi komitmennya dalam kesepakatan tersebut.

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Most Popular