spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Friday, March 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaSerangan Israel di Lebanon tewaskan lebih dari 1.000 orang sejak Maret

Serangan Israel di Lebanon tewaskan lebih dari 1.000 orang sejak Maret

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan sedikitnya 1.001 orang tewas dan 2.584 lainnya luka-luka akibat serangan Israel sejak 2 Maret 2026.

Dalam pernyataannya pada Kamis, kementerian tersebut menyebutkan bahwa korban tewas mencakup 118 anak-anak dan 79 perempuan. Sementara itu, dari total korban luka, terdapat 365 anak-anak dan 414 perempuan.

Kementerian juga melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sedikitnya 33 orang tewas dan 152 lainnya terluka akibat serangan terbaru.

Militer Israel dilaporkan meningkatkan intensitas serangan udara di berbagai wilayah Lebanon sejak awal Maret, di tengah saling serang lintas perbatasan dengan kelompok Hezbollah, meskipun perjanjian gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.

Media Israel, Channel 12, melaporkan bahwa Tel Aviv berencana menduduki garis pertama desa-desa di Lebanon selatan guna mencegah serangan dari wilayah tersebut.

Eskalasi terbaru ini terjadi setelah ofensif bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang.

Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara lain seperti Jordan dan Iraq, termasuk negara-negara Teluk, dengan alasan menyasar “aset militer Amerika Serikat”.

 

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler