spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Friday, March 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaSerangan rudal Iran tewaskan tiga warga Palestina di Tepi Barat

Serangan rudal Iran tewaskan tiga warga Palestina di Tepi Barat

Serangan rudal Iran menewaskan tiga perempuan Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki serta seorang pekerja asing di Israel bagian tengah, menurut keterangan tenaga medis pada Kamis.

Pecahan proyektil yang jatuh menghantam sebuah salon rambut di kota Beit Awa, dekat Hebron, pada Rabu malam, menewaskan ketiga korban, kata Palestine Red Crescent Society.

Peristiwa ini menjadi korban jiwa pertama dari pihak Palestina akibat serangan Iran dalam konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung.

Salah satu korban adalah remaja berusia 17 tahun, Mays Ghazi Masalmeh, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan sedikitnya delapan orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk satu perempuan dalam kondisi kritis.

WAFA melaporkan bahwa salon tersebut berada di dalam bangunan karavan logam di samping sebuah rumah. Gambar yang beredar menunjukkan bagian atap karavan berlubang akibat hantaman proyektil, sementara karpet dan seprai terlihat berlumuran darah.

Selain itu, pecahan rudal juga dilaporkan jatuh di sejumlah lokasi di Tepi Barat, termasuk di wilayah Kota Hebron, setelah militer Israel melaporkan adanya gelombang serangan rudal Iran.

Tak lama kemudian, otoritas medis Israel menyatakan bahwa serangan rudal Iran juga menewaskan seorang pria di wilayah tengah Israel, sehingga jumlah korban tewas di negara tersebut sejak konflik berlangsung mencapai 15 orang.

Media Israel melaporkan korban merupakan warga negara Thailand yang bekerja di sektor pertanian. Kementerian Luar Negeri Thailand juga mengonfirmasi kematian seorang pekerja pertanian asal negaranya berdasarkan informasi dari pihak Israel.

Sebelumnya, militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran dan sedang berupaya melakukan pencegatan.

Sejak serangan tersebut, militer melaporkan beberapa gelombang serangan lanjutan dari Iran yang memicu peringatan serangan udara di sejumlah wilayah Israel bagian tengah dan utara, serta di permukiman Israel di Tepi Barat.

Islamic Revolutionary Guard Corps menyatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke berbagai target di Israel, sebagaimana dilaporkan kantor berita Iran.

Media Israel juga menyebutkan bahwa beberapa serangan menggunakan munisi tandan, yakni jenis senjata yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil ke area luas.

Sebelumnya, Iran dan Israel saling menuduh menggunakan senjata tersebut.

Wakil Presiden Palestina, Hussein al-Sheikh, menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Abdullah bin Zayed Al Nahyan, yang menyampaikan kecaman atas serangan mematikan tersebut.

Uni Emirat Arab sendiri dilaporkan juga menjadi sasaran sejumlah serangan Iran sejak perang dimulai pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler