amerika

Biden Bekukan Keuangan Milik Afhganistan di Sejumlah Bank Amerika

Gazamedia – Jumat (11/2), Presiden Amerika Serikat, Joe Biden menandatangani dekrit pembekuan setengah dari simpanan keuangan Afghanistan di bank-bank Amerika.

Sumber media menyatakan, keputusan Biden mengacu dengan penggunaan $3,5 miliar dari Bank Sentral Afghanistan dalam mendanai program bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan, tanpa memungkinkan pula pemerintah Taliban akan membuangnya.

Total cadangan Bank Sentral Afghanistan pada akhir April lalu berjumlah $9,4 miliar, di mana $7 miliar ada di Amerika Serikat, dan sisanya didistribusikan ke negara-negara seperti Jerman, Swiss, UEA, dan Qatar.

Patut dicatat bahwa November lalu, Taliban meminta Kongres AS untuk melepaskan aset Bank Sentral Afghanistan di tengah situasi kemanusiaan dan ekonomi yang sulit di negara tersebut. []

Biden Bekukan Keuangan Milik Afhganistan di Sejumlah Bank Amerika Read More »

FBI Akui Miliki Program Spyware Pegasus “Israel”

GAZAMEDIA, NEW YORK – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau yang biasa dikenal “FBI” mengakui telah memiliki dan menguji spyware yang diproduksi oleh kelompok “NSO” Israel, tetapi mereka tidak menggunakannya dalam penyelidikan apa pun.

“FBI telah membeli lisensi terbatas untuk menguji dan mengevaluasi produk saja,” kata juru bicara penegak hukum AS dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa lisensinya tidak lagi berlaku.

Dilansir dari Surat kabar Al-Ghadrian bahwa Biro Investigasi Federal AS membeli program Pegasus pada2019 dalam kesepakatan yang dirahasiakan.

Akibatnya, kontroversi berkecamuk antara perusahaan pengawasan dan pengintaian Israel yang memproduksi perangkat lunak Pegasus, hal itu terjadi setelah terungkap bahwa pemerintah dan lembaga lain menyalahgunakan alatnya untuk meretas iPhone.

Perusahaan tersebut saat ini menghadapi gugatan yang diajukan oleh perusahaan raksaksa Apple karena melanggar perjanjian persyaratan dan layanan penggunanya. []

FBI Akui Miliki Program Spyware Pegasus “Israel” Read More »

Komandan Al-Qaeda Abu Omar al-Hadhrami Tewas dalam Serdangan Udara AS di Yaman

GAZAMEDIA, SANAA – Negara adikuasa Amerika Serikat masih menyimpan dendam terhadap gerakan Al-Qaedah yang dicap sebagai kelompok teroris. Dibawa kekuasaan presiden Joe Biden negeri Paman Sam ini terus melakukan perburuan terhadap kelompok Al-Qaeda.

Kabar mengejutkan pun muncul Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) mengumumkan pada Jumat pagi (21/1/2) tentang kematian salah satu komandannya, Salih bin Salim bin Ubayd Abolan, atau lebih dikenal sebagai Abu Omar al-Hadhrami dalam serangan udara Amerika di Yaman.

Kelompok itu tidak memberikan tanggal kematian al-Hadhrami. Serangan udara Amerika terbaru yang dilaporkan di Yaman adalah pada 14 November 2021 silam, yang dilaporkan menewaskan tiga anggota kelompok teroris tersebut.

“Rudal-rudal yang ditembakkan oleh pesawat tak berawak Amerika menghantam kendaraan yang melintas di jalan antara provinsi al-Bayda dan Shabwa di bagian selatan Yaman,” ungkap seorang pejabat militer Yaman.

Laporan itu tidak dirilis oleh pers Amerika. Laporan 2011 oleh Long War Journal, blog yang berafiliasi dengan kelompok sayap kanan Yayasan untuk Pertahanan Demokrasi (FDD), juga merujuk pada seorang tokoh bernama Omar al-Hadhrami, yang berafiliasi dengan Abdu Ali Sharqawi, rekan al-Qaeda Yaman dan yang memimpin upaya al-Qaeda di Lahore, Pakistan.

Amerika telah melancarkan perang drone melawan AQAP, yang berbasis di Yaman, sejak serangan pertamanya pada November 2002 silam, yang menewaskan enam operator yang diyakini terkait dengan bom bunuh diri di kapal perusak Angkatan Laut AS USS Cole di Aden pada 2000.

Kelompok itu bertahan, dan setelah koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan perang brutal melawan gerakan Houthi Yaman pada 2015, AQAP bangkit kembali. Senjata yang dijual ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) kemudian terlihat di tangan AQAP dan milisi lain di Yaman. Situasi ini pun semakin memperumit konflik yang berlangsung di Yaman. []

Komandan Al-Qaeda Abu Omar al-Hadhrami Tewas dalam Serdangan Udara AS di Yaman Read More »

Militer AS Bajak Minyak dan Senjata milik Iran

GAZAMEDIA, WASHINGTON – Pemerintah Iran berang dan mengutuk tindakan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang lelah membajak dan menyita senjata miliknya dari dua kapal berbendera Iran. Teheran pun meminta masyarakat dunia internasinal untuk ikut memprotesnya.

Informasi yang dihimpun GAZAMEDIA, pembajakan senjata yang dilakukan militer AS di Laut Arab ini dilakukan saat serdadu paman sam melakukan operasi keamanan maritim rutin.

Dalam keterangan persnya, Departemen Kehakiman AS menuduh Pengawal Revolusi Iran berada di balik pengiriman senjata. Rencananya senjata tersebut akan di kirim untuk pejuang Houthi di Yaman.

“Senjata Iran yang disita termasuk 171 rudal permukaan-ke-udara dan 8 rudal anti-tank. Angkatan Laut AS juga menyita hampir 1.100.000 barel produk minyak Iran,” kata sumber dari Departemen Kehakiman AS.

Menurutnya, langkah ini adalah penyitaan terbesar yang pernah dilakukan pemerintah atas pengiriman bahan bakar dan senjata dari Iran.

“Pada akhir 2019, kami juga menangkap dan mengamanan pengiriman serupa,” imbuhnya.

Di sisi lain, misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa pihak Washington mencuri minyak milik Iran di perairan internasional.

“Praktik Amerika akan berdampak serius, kami akan mempersoalkan kasus ini kepda dunia internasional,” kata pernytaan tersebut.

Misi Iran menambahkan bahwa komunitas internasional harus mengutuk pembajakan Washington dan ancaman terhadap navigasi dan perdagangan. []

Militer AS Bajak Minyak dan Senjata milik Iran Read More »

Apple Gugat NSO Israel yang Memat-Matai Pengguna Iphone

GAZA MEDIA, NEW YORK – Apple telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan spyware (mata-mata) siber NSO ”Israel”, Pegasus, setelah mereka menargetkan penggunanya.

“Pengaduan tersebut berdasarkan laporan pengguna kami yang menjadi sasaran perangkat lunak Pegasus. Dengan gugatan ini, kami bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan kerugian yang lebih besar ke depannya”. Apple dalam sebuah pernyataan Selasa (23/11).

Dengan tegas Pihak Apple tengah mengajukan langkah hukum serta melarang NSO Group menggunakan perangkat lunak, layanan, atau perangkat keras Apple lainnya.

“NSO sedang menciptakan teknologi pengawasan canggih yang disponsori oleh “Israel” untuk memantau korban (user) di berbagai belahan dunia. Serangan ini menargetkan sejumlah kecil pengguna dan mempengaruhi orang-orang dari berbagai platform media.” []

Apple Gugat NSO Israel yang Memat-Matai Pengguna Iphone Read More »

Trump Dapat Anugerah Sabuk Hitam Taekwondo

GAZA MEDIA, FLORIDA – Mantan Presiden Amerika Donald Trump dianugerahi sabuk hitam kehormatan dalam taekwondo oleh akademi Korea Selatan karena minatnya pada seni bela diri.

Sabuk tersebut menandai mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu sebagai Dan Kesembilan, tingkat tertinggi yang dapat dicapai dalam taekwondo.

Sabuk dan sertifikat yang sangat didambakan itu diberikan kepada Trump pada Jumat (19/11/2021) oleh Lee Dong-seop, presiden Kukkiwon yang berbasis di Seoul.

Kukkiwon juga dikenal sebagai Markas Besar Taekwondo Dunia. Upacara serah terima diadakan di kediaman Trump di Mar-a-Lago di Florida. []

Trump Dapat Anugerah Sabuk Hitam Taekwondo Read More »

FOTO Sebuah SPBU Di Washington Berbentuk Teko

GAZA MEDIA, WASHINGTON – Terletak di 117 First Avenue, stasiun ini adalah contoh arsitektur baru. Itu dimaksudkan sebagai pengingat Skandal Teapot Dome yang mengguncang kepresidenan Warren G. Harding dan mengirim Menteri Dalam Negeri Albert Fall ke penjara karena perannya dalam menyewakan cadangan minyak pemerintah di, antara lain, Teapot Dome, Wyoming.

The Teapot Dome Service Station adalah bekas pom bensin yang dibangun berbentuk teko yang terletak di Zillah, Washington, Amerika Serikat, yang terdaftar di National Register of Historic Places

 

 

FOTO Sebuah SPBU Di Washington Berbentuk Teko Read More »

AS Jatuhkan Hukuman pada Warga Iran  

GAZA MEDIA, WASHINGTON – Amerika Serikat, Kamis (20/11) mengajukan tuntutan pidana terhadap dua warga Iran dan menjatuhkan sanksi pada enam orang lainnya atas apa yang dikatakan pihak berwenang sebagai upaya mempengaruhi pemilihan presiden AS 2020.

Sumber keamanan AS mengatakan, Seyed Kazemi (24), dan Sajjad Kashian (27) memperoleh informasi rahasia tentang proses pemungutan suara dari situs web pemilihan di Amerika Serikat.

Surat dakwaan menuduh bahwa mereka juga berhasil meretas jaringan komputer perusahaan AS sebagai bagian dari rencana untuk menyebarkan tuduhan palsu tentang pemilu.

Kecurigaan AS tentang campur tangan Iran dalam pemilihan presiden 2020 muncul pada Oktober tahun lalu. []

AS Jatuhkan Hukuman pada Warga Iran   Read More »

Washington Tuduh Beijing Ancam Stabilitas Regional

GAZA MEDIA, WASHINGTON – Amerika Serikat menuduh China telah mengancam stabilitas perdamaian antara dua negara, setelah penjaga perbatasan China menyerang kapal-kapal Filipina, sementara Beijing mengatakan pihaknya bertindak secara sah untuk melindungi kedaulatannya.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan bahwa negaranya berdiri bersama sekutunya Filipina dalam menghadapi eskalasi yang mengancam perdamaian dan stabilitas regional ini, dan Washington akan menanggapi jika masalah ini terulang.

Price menambahkan bahwa langkah China mengarah pada eskalasi ketegangan regional dan melanggar kebebasan navigasi di Laut China Selatan.

Selasa lalu, Filipina menuduh penjaga perbatasan China menargetkan kapal pasokan dalam perjalanan mereka ke Angkatan Laut Filipina.

Di sisi lain, pembom strategis China dan Rusia melakukan patroli bersama di atas Laut Jepang dan Laut China Timur, dan Moskow mengatakan bahwa misi ini datang untuk mendukung kemampuan kedua negara untuk menjaga stabilitas strategis global.

Eskalasi di Laut Cina Timur ini memunculkan krisis yang berkembang antara Samudra Pasifik dan Hindia antara Amerika Serikat dan Cina, di mana kepentingan dan lingkup pengaruh saling terkait. []

Washington Tuduh Beijing Ancam Stabilitas Regional Read More »

Bintang Hollywood Kecam Pelabelan Organisasi Palestina Sebagai “Teroris”

GAZA MEDIA,  NEW YORK – Lebih dari 100 musisi, artis, dan bintang Hollywood telah menandatangani surat yang mengecam keputusan Israel yang telah menunjuk enam kelompok masyarakat sipil Palestina sebagai “organisasi teroris”.

Surat yang ditandatangani para artis berisi gambaran tindakan Israel yaitu, “serangan komprehensif dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pembela hak asasi manusia Palestina.”

Surat itu menyatakan bahwa “pekerjaan penting dari enam organisasi ini adalah melindungi dan memberdayakan warga Palestina dan meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran berat hak asasi manusia dan rezim apartheid dari diskriminasi rasial yang kini Israel coba akhiri. ”

Richard Gere, Claire Foy, Tilda Swinton dan Susan Sarandon adalah orang-orang yang menandatangani surat itu, termasuk didalamnya ada  Ken Loach, Garvis Cocker, Massive Attack, Philip Pullman, Colm Tobin, dan Irvin Welch.

Lembaga Sosial Masyarakat yang termasuk dalam tuduhan “teroris” tersebut adalah Addameer Prisoner Support and Human Rights Foundation, International Movement for Defence of Children – Palestine, Al-Haq, Union of Agricultural Work Committees, Union of Arab Women’s Committees, dan Bissan Research Center.” []

Bintang Hollywood Kecam Pelabelan Organisasi Palestina Sebagai “Teroris” Read More »