ISTANBUL – Kepala Badan Intelijen Turki, Ibrahim Kalin, pada Senin (3/8) bertemu dengan Khalil al-Hayya, pemimpin baru biro politik Hamas, beserta delegasinya di Istanbul.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Anadolu Agency, pembahasan dalam pertemuan tersebut berfokus pada fase kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza. Hamas kembali menegaskan pendekatan positifnya terhadap peta jalan (roadmap) yang diusulkan.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan keprihatinan  Israel justru meningkatkan serangan ke Jalur Gaza alih-alih merespons peta jalan tersebut. Para peserta menekankan perlunya komunitas internasional segera mengambil tindakan untuk menghentikan ofensif Israel.
Pembahasan juga menyinggung apa yang disebut sebagai pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap hak-hak rakyat Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, sementara serangan terhadap Gaza terus berlangsung.
Kalin dan delegasi Hamas turut membahas aktivitas permukiman ilegal Israel yang terus berlanjut serta meningkatnya kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel.
Terkait situasi kemanusiaan di Gaza, pertemuan tersebut kembali menegaskan dukungan Turki terhadap wilayah itu, baik melalui upaya politik maupun dengan meningkatkan penyaluran bantuan kemanusiaan.


