Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin, pada Kamis menyatakan bahwa warga Palestina “harus tetap berada di tanah mereka.”
Parolin menolak segala bentuk deportasi paksa dalam pernyataan yang disampaikan pada sebuah pertemuan antara Italia dan Vatikan, seperti dilaporkan oleh kantor berita ANSA.
“Populasi Palestina harus tetap berada di tanah mereka. Ini adalah salah satu poin penting bagi Vatikan: tidak ada deportasi,” ujar Parolin sebagai tanggapan atas pertanyaan wartawan.
“Tanpa deportasi juga karena ada pihak di Italia yang menekankan bahwa hal ini akan memicu ketegangan di kawasan tersebut,” tambahnya.
Pernyataan tersebut merupakan respons terhadap rencana kontroversial Presiden AS Donald Trump yang berupaya untuk “mengambil alih” Jalur Gaza dan memaksa pemukiman ulang penduduk Palestina ke negara lain.