HomeBerita4 Warga Palestina Syahid dalam Serangan Israel di Gaza, Termasuk Anak 10...

4 Warga Palestina Syahid dalam Serangan Israel di Gaza, Termasuk Anak 10 Tahun

GAZA — Sedikitnya empat warga Palestina syahid dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun dan putra pejabat tinggi Kementerian Kesehatan Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan korban tewas akibat tembakan dan serangan Israel terjadi di sejumlah wilayah Gaza. Informasi tersebut disampaikan kementerian yang berada di bawah pemerintahan Hamas, seperti dilaporkan AFP dan dikutip Arab News, Senin (21/9/2026).

Salah satu korban merupakan anak perempuan berusia 10 tahun. Kementerian Kesehatan Gaza menyebut anak tersebut meninggal akibat luka yang dideritanya setelah terkena tembakan pasukan Israel di sebelah utara Kamp Nuseirat, Gaza tengah.

Korban lainnya adalah Baseer al-Barsh, putra Munir al-Barsh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza. Baseer tewas dalam serangan udara yang menghantam sebuah tempat penampungan warga Palestina yang mengungsi di Jabalia, Gaza utara.

Saat menghadiri pemakaman putranya, Munir al-Barsh menyebut kematian tersebut sebagai bagian dari apa yang ia sebut sebagai kejahatan Israel, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza.

Dua Warga Tewas di Dekat Gaza City

Selain dua korban tersebut, dua warga Palestina lainnya juga dilaporkan tewas dalam dua serangan terpisah di sekitar Gaza City.

Rumah Sakit Al-Shifa dan badan pertahanan sipil Gaza juga melaporkan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, militer Israel belum memberikan tanggapan kepada AFP mengenai serangkaian serangan yang dilaporkan menewaskan warga Palestina tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 73.800 orang telah tewas sejak dimulainya serangan besar-besaran Israel di Gaza. Data tersebut berasal dari kementerian yang berada di bawah otoritas Hamas dan, menurut laporan AFP, angka korbannya dinilai secara umum dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa lebih dari 1.300 orang tewas dalam serangan Israel sejak gencatan senjata diumumkan tahun lalu.

Di sisi lain, militer Israel menyebut lima personelnya dan seorang kontraktor sipil tewas dalam periode yang sama.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa kekerasan di Jalur Gaza masih terus berlangsung meskipun sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Laporan mengenai korban terbaru ini kembali menyoroti kondisi warga sipil di Gaza yang masih menghadapi risiko serangan dan situasi kemanusiaan yang berat. (cky)

Ahmad Tasori
Ahmad Tasori
Aktif sebagai koresponden jurnalis iNews dan bagian dari jaringan MNC Group yang memiliki pengalaman dalam peliputan berbagai isu nasional, keagamaan, dan internasional. Berpengalaman meliput penyelenggaraan ibadah haji di Makkah serta isu Palestina dan Gaza. Pada 2025, pernah melaporkan langsung dari Tunis, Tunisia, mengenai misi Global Freedom Flotilla menuju Gaza.
ARTIKEL TERKAIT

Terkini