spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Sunday, March 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeAnalisis dan OpiniANALISIS - Siapa yang akan pimpin Iran usai Ali Khamenei gugur?

ANALISIS – Siapa yang akan pimpin Iran usai Ali Khamenei gugur?

Iran memasuki fase politik baru setelah pemerintah secara resmi mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara Israel dan Amerika Serikat yang terjadi pada Sabtu.

Kepemimpinan negara untuk sementara akan dijalankan oleh Presiden Masoud Pezeshkian bersama Kepala Lembaga Peradilan dan seorang anggota Dewan Garda Konstitusi, sebagaimana diumumkan pemerintah pada Minggu dini hari.

Pembentukan kepemimpinan sementara tersebut mengacu pada ketentuan konstitusi Iran. Analis politik Iran, Hussein Ruyvaran, menyatakan bahwa pengganti Khamenei diperkirakan akan dipilih dalam beberapa hari mendatang.

Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, Ruyvaran menilai proses pemilihan Pemimpin Tertinggi yang baru akan berlangsung lancar, seperti saat penggantian kepemimpinan menyusul wafatnya Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter tahun lalu.

“Iran adalah negara yang memiliki sistem kelembagaan kuat. Proses pemilihan pemimpin tidak akan terpengaruh, bahkan dalam situasi perang sekalipun,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan militer Teheran tidak melemah meskipun sejumlah petinggi negara dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Hal itu, menurut dia, terlihat dari serangan balasan yang dilancarkan ke wilayah Israel serta sejumlah target lain di kawasan Teluk.

Ruyvaran menambahkan, institusi militer yang sebelumnya berada di bawah otoritas langsung Pemimpin Tertinggi diperkirakan tetap solid, bahkan akan meningkatkan respons sebagai bentuk pembalasan atas kematian para pemimpin mereka.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump lebih dahulu mengumumkan kabar tersebut.

Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan meliburkan seluruh kantor pemerintahan selama tujuh hari.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam pernyataannya menyebut “kesyahidan Pemimpin Ali Khamenei akan menjadi titik awal kebangkitan besar melawan para tiran dunia.”

Sementara itu, Garda Revolusi Iran berjanji akan membalas kematian sang pemimpin. Kantor berita Fars melaporkan Khamenei tewas di kantornya saat sedang menjalankan tugas pada Sabtu pagi.

Pizaro Idrus
Pizaro Idrus
Kandidat PhD bidang Hubungan Internasional Universitas Sains Malaysia. Peneliti Asia Middle East Center for Research and Dialogue
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler