HomeBeritaSerangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Warga Palestina dan Lukai 29 Orang

Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Warga Palestina dan Lukai 29 Orang

GAZA – Sedikitnya 10 warga Palestina tewas dan 29 lainnya mengalami luka-luka akibat serangkaian serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza pada Minggu (7/6/2026) kemarin, meskipun kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi sejumlah pihak internasional masih berlaku.

Sumber medis di Gaza menyebutkan bahwa korban jiwa dan luka-luka terjadi dalam beberapa serangan terpisah yang menyasar wilayah Gaza Utara, Gaza Tengah, Gaza City, hingga Khan Younis di bagian selatan wilayah tersebut. Serangan-serangan itu kembali memicu kekhawatiran atas rapuhnya pelaksanaan gencatan senjata yang hingga kini masih diwarnai pelanggaran di lapangan.

Di Kota Gaza, empat warga Palestina dilaporkan tewas dan tujuh lainnya terluka setelah sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menghantam kendaraan sipil di dekat Lapangan Palestina, kawasan Rimal. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan parah pada kendaraan yang menjadi sasaran dan memicu kepanikan warga sekitar.

Korban tewas juga bertambah setelah seorang remaja perempuan berusia 14 tahun bernama Hadeel Ayman Jundi meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan Israel sehari sebelumnya di Gaza City.

Sementara itu di Khan Younis, Gaza selatan, sedikitnya lima warga Palestina tewas dan 17 lainnya mengalami luka-luka setelah serangan Israel menghantam sebuah pos kepolisian di kawasan Al-Nass. Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat sipil terhadap keamanan wilayah yang seharusnya berada dalam masa gencatan senjata.

Di wilayah Gaza Utara, sejumlah korban luka juga dilaporkan setelah kapal perang Israel menembaki area di lepas pantai Beit Lahia. Lima warga Palestina yang mengalami luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Lapangan Al-Saraya untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden lain terjadi di perairan Deir Al-Balah, Gaza Tengah. Seorang remaja Palestina yang bekerja sebagai nelayan dilaporkan tewas setelah kapal angkatan laut Israel melepaskan tembakan ke arah perahu-perahu nelayan yang sedang beroperasi di wilayah tersebut.

Selain itu, tim penyelamat menemukan dua jenazah warga Palestina dari reruntuhan sebuah rumah di lingkungan Zeitoun, tenggara Gaza City. Rumah tersebut sebelumnya terkena serangan artileri Israel pada Sabtu (6/6). Kedua korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza.

Serangan terbaru ini terjadi ketika Mesir kembali menjadi tuan rumah pembicaraan antara Hamas, faksi-faksi Palestina lainnya, dan para mediator internasional guna membahas kelanjutan fase berikutnya dari gencatan senjata Gaza. Delegasi Hamas diketahui telah tiba di Kairo untuk membahas implementasi kesepakatan serta upaya mendorong penghentian permanen perang di wilayah tersebut.

Meski gencatan senjata masih secara resmi berlaku, berbagai laporan menunjukkan bahwa serangan udara, penembakan, dan operasi militer di sejumlah wilayah Gaza terus berlangsung. Organisasi kemanusiaan dan lembaga internasional berulang kali memperingatkan bahwa berlanjutnya kekerasan dapat memperburuk krisis kemanusiaan yang telah menyebabkan jutaan warga Palestina kehilangan tempat tinggal, akses layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari militer Israel terkait seluruh insiden yang dilaporkan pada Minggu tersebut. Namun sebelumnya pihak Israel menyatakan bahwa sejumlah operasi militernya ditujukan terhadap target yang diklaim terkait kelompok bersenjata Palestina. (cky)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler