HomeBeritaPemukim Israel Coba Bakar Masjid di Tepi Barat, Otoritas Palestina Kecam sebagai...

Pemukim Israel Coba Bakar Masjid di Tepi Barat, Otoritas Palestina Kecam sebagai “Serangan Kriminal”

NABLUS, Tepi Barat — Sekelompok pemukim Israel mencoba membakar Masjid Nur al-Din Zanki di Desa Bazzaryah, dekat Nablus, utara Tepi Barat, pada dini hari Selasa, 1 September 2026. Kementerian Urusan Agama Palestina menyatakan para pemukim mencoba membakar sebagian bangunan Masjid Nur al-Din Zanki di Bazzaryah dan menyebut insiden itu sebagai “serangan kriminal.” Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Kronologi Serangan

Menurut kesaksian warga setempat, sekitar pukul 02.45 dini hari, para pemukim tiba-tiba menyerang masjid dan sebuah ledakan kecil memicu kebakaran di dalam bangunan sebelum para pelaku melarikan diri. Foto dan video dari lokasi kejadian memperlihatkan bekas terbakar di sekitar jendela sebuah ruangan milik bangunan masjid, serta pesan-pesan ancaman dalam bahasa Ibrani yang dicoret di dinding luar.

Salah satu grafiti yang ditemukan di lokasi menyinggung Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee. Sumber lokal yang dikutip kantor berita Wafa menyebutkan para pelaku sempat mencoba mendobrak pintu masjid sebelum akhirnya menyalakan api di sebuah ruangan di dekatnya dan menyemprotkan slogan rasis di lokasi.

Reaksi dan Penangkapan Terpisah

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengecam penargetan masjid dan tempat ibadah sebagai eskalasi berbahaya dan sistematis yang bertujuan memprovokasi umat Islam. Kepresidenan Palestina turut mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahaya berlanjutnya perang keagamaan oleh militer dan pemukim Israel terhadap situs-situs keagamaan, termasuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

Kepolisian Israel menyatakan tengah meninjau laporan insiden di Bazzaryah, namun belum memberikan konfirmasi resmi. Pada hari yang sama, kepolisian Israel mengumumkan penangkapan delapan tersangka berusia 16 hingga 20 tahun terkait serangkaian serangan pembakaran dan penyerangan terhadap warga Palestina di kawasan Bukit Hebron Selatan, dalam insiden terpisah dari kejadian di Bazzaryah. Tiga kendaraan yang diduga digunakan pelaku turut disita.

Eskalasi Kekerasan Pemukim

Insiden di Bazzaryah menambah rentetan serangan terhadap tempat ibadah di Tepi Barat sepanjang tahun ini. Kementerian Urusan Agama Palestina mencatat sedikitnya 13 masjid di Tepi Barat telah “dilanggar” baik oleh militer maupun pemukim Israel sejak awal 2026, meski angka ini belum dikonfirmasi otoritas Israel secara independen.

Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Agustus lalu menyatakan kekerasan pemukim telah mencapai “tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” dengan lebih dari 1.430 serangan yang menimbulkan korban jiwa atau kerusakan properti tercatat sepanjang 2026 hingga awal Agustus.

Sejumlah mantan pejabat politik dan militer senior Israel turut mengecam keras kekerasan pemukim yang tidak terkendali tersebut, dengan sebagian bahkan menyamakannya dengan perilaku Nazi, dalam komentar yang dipublikasikan media internasional.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini