HomeBeritaIsrael Umumkan Tewaskan Komandan Nukhba Hamas di Khan Younis, Baku Tembak Kembali...

Israel Umumkan Tewaskan Komandan Nukhba Hamas di Khan Younis, Baku Tembak Kembali Pecah di Gaza Utara

KHAN YOUNIS — Militer Israel (IDF) bersama Badan Keamanan Israel (Shin Bet) mengumumkan pada Jumat, 4 September 2026, bahwa serangan udara di kawasan Khan Younis, Gaza selatan, telah menewaskan Muhammad Mahmoud Marshad al-Qadi, seorang komandan kompi pasukan elite Nukhba Hamas. Serangan itu sendiri dilaporkan berlangsung pada Rabu, 2 September 2026, namun baru dikonfirmasi militer dua hari kemudian.

Menurut pernyataan resmi IDF, al-Qadi disebut memimpin infiltrasi ke pos militer Sufa saat serangan 7 Oktober 2023 dan turut menyandera warga Israel di kawasan Rafah selama perang berlangsung. IDF juga mengklaim al-Qadi belakangan memimpin pelatihan bagi militan Hamas serta berupaya memulihkan kemampuan tempur kelompok tersebut, yang menurut militer Israel merupakan “pelanggaran sistematis terhadap gencatan senjata.”

Hamas hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas maupun tewasnya al-Qadi.

Baku Tembak di Gaza Utara Disebut “Pelanggaran Nyata” oleh IDF

Masih pada Jumat yang sama, IDF melaporkan pasukannya yang beroperasi di wilayah Gaza utara di bawah kendali militer menerima tembakan dari arah yang belum diidentifikasi. Militer Israel menyebut insiden itu sebagai “pelanggaran nyata” terhadap gencatan senjata dan menyatakan telah melakukan serangan balasan ke area tersebut. Tidak ada laporan korban di pihak tentara Israel dari insiden ini.

Di sisi lain, kantor berita Palestina WAFA melaporkan seorang warga Palestina tewas dan tiga lainnya luka-luka pada Jumat setelah pasukan Israel menembak ke arah sekelompok warga di utara Khan Younis. Sehari sebelumnya, seorang warga Palestina juga dilaporkan tewas dalam serangan drone Israel di kawasan Al-Rimal, sebelah barat Gaza City.

Korban Tewas Palestina Bertambah, Aktivitas Militer Berlanjut di Selatan

Kementerian Kesehatan Gaza pada Sabtu, 5 September 2026, memperbarui data korban tewas sejak 7 Oktober 2023 menjadi sedikitnya 73.651 jiwa, dengan lebih dari 174.575 orang luka-luka. Kementerian menyebut angka itu mencakup sekitar 21.692 anak-anak dan 13.075 perempuan, setelah tim verifikasi menambahkan 160 kematian baru yang identitasnya baru selesai diverifikasi. Otoritas kesehatan Gaza menyatakan masih banyak korban tertimbun reruntuhan yang belum berhasil dievakuasi, sehingga angka tersebut diperkirakan terus bertambah.

Pada hari yang sama, artileri Israel dilaporkan menembaki kawasan barat laut Rafah, sementara kendaraan militer Israel membuka tembakan ke arah bagian selatan Khan Younis. Kapal-kapal angkatan laut Israel juga dilaporkan menembak ke arah pesisir Khan Younis. Krisis kemanusiaan turut memburuk akibat kelangkaan air bersih, dengan warga terpaksa mengantre panjang di tengah suhu tinggi dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Rangkaian insiden ini terjadi hampir setahun setelah gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, di tengah kebuntuan pembicaraan mengenai pelucutan senjata Hamas dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza — dua isu inti yang hingga kini belum menemukan titik temu antara kedua pihak.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini